
Pengungsi di Lebanon mulai pulang ke rumah mereka yang hancur

Seorang pria mengoperasikan ekskavator untuk membersihkan puing-puing di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 29 November 2024. Kabinet keamanan Israel pada Selasa (26/11) malam menyetujui kesepakatan gencatan senjata dengan Hizbullah di Lebanon, yang dimulai pada Rabu (27/11) dini hari. Menurut kesepakatan gencatan senjata tersebut, tentara Lebanon akan menguasai wilayah perbatasan selatan selama 60 hari ke depan. Selain itu, Israel akan menarik pasukannya secara bertahap, dan warga sipil ya...
Tantangan bagi para pengungsi di Lebanon yang pulang ke rumah termasuk infrastruktur yang rusak, layanan yang terbatas, masalah keamanan, dan ancaman sisa bahan peledak berbahaya (unexploded ordnance/UXO).
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (2/12) mengatakan bahwa dengan tercapainya gencatan senjata di Lebanon, rekan-rekan dan mitra mereka dapat membantu para pengungsi yang pulang ke rumah dan mereka yang masih mengungsi.Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (International Organization for Migration/IOM), hampir 580.000 orang mulai kembali ke komunitas mereka dalam 24 jam pertama setelah gencatan senjata.Otoritas nasional melaporkan bahwa hampir 90 persen pengungsi di tempat penampungan kolektif telah meninggalkan tempat penampungan pada Sabtu (30/11), dengan tersisa lebih dari 22.000 pengungsi di kurang lebih 400 lokasi.Lebih dari 28.000 orang telah menyeberang dari Suriah ke Lebanon sejak Rabu (27/11), menurut Badan Pengungsi PBB di Suriah. Selain itu, ada lebih dari 560.000 orang yang menyeberang dari Lebanon ke Suriah sejak akhir September.
Warga melintasi sebuah jalan di Beirut, Lebanon, pada 29 November 2024. Kabinet keamanan Israel pada Selasa (26/11) malam menyetujui kesepakatan gencatan senjata dengan Hizbullah di Lebanon, yang dimulai pada Rabu (27/11) dini hari. Menurut kesepakatan gencatan senjata tersebut, tentara Lebanon akan menguasai wilayah perbatasan selatan selama 60 hari ke depan. Selain itu, Israel akan menarik pasukannya secara bertahap, dan warga sipil yang mengungsi dapat kembali ke rumah. (Xinhua/Str)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Lebih dari 20.000 warga Australia idap kanker payudara stadium akhir
Indonesia
•
28 Nov 2025

Mantan polisi Minneapolis mengaku bersalah atas kematian George Floyd
Indonesia
•
25 Oct 2022

CDC Afrika peringatkan kenaikan jumlah kasus mpox, luncurkan rencana respons dengan WHO
Indonesia
•
10 Sep 2024

Lagu tema Asian Paralympic Committee serukan persatuan dan perdamaian
Indonesia
•
24 Oct 2023


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
