
Kapasitas penyimpanan biji-bijian China tembus 700 juta ton per akhir 2023

Foto dari udara yang diabadikan pada 28 April 2023 ini menunjukkan tahap pertama proyek basis cadangan biji-bijian Distrik Haigang dari Central Grain Reserve Qinhuangdao Direct Warehouse Co., Ltd. yang berafiliasi dengan China Grain Reserves Group (Sinograin) di Qinhuangdao, Provinsi Hebei, China utara. (Xinhua/Zhu Xudong)
Teknologi penyimpanan biji-bijian ramah lingkungan di gudang biji-bijian China mencakup berbagai area seperti pengendalian suhu, sirkulasi internal, dan pengendalian hama yang komprehensif.
Beijing, China (Xinhua) – Pembangunan berkelanjutan gudang biji-bijian di China, termasuk fasilitas ramah lingkungan, membawa kapasitas penyimpanan biji-bijian nasional ke angka 700 juta ton lebih per akhir 2023, meningkat 36 persen dari 2014, menurut seorang pejabat dari Administrasi Cadangan Pangan dan Strategis Nasional China.Sejak dimulainya periode Rencana Lima Tahun ke-14 (2021-2025), China telah membangun dan menyempurnakan fasilitas penyimpanan biji-bijian dengan total kapasitas lebih dari 65 juta ton. Indikator kinerja utama seperti tingkat kedap udara dan insulasi termal telah meningkat secara signifikan, kata Zhou Guanhua, Direktur Departemen Teknologi dan Penyimpanan Aman administrasi tersebut, seperti dikutip dalam laporan yang dipublikasikan oleh Science and Technology Daily pada Jumat (31/5).Dalam beberapa tahun terakhir, China membangun sistem penyimpanan biji-bijian komprehensif yang kompatibel dengan produksi, cadangan, serta pendistribusian biji-bijian, ujar Zhou, seraya menambahkan bahwa fasilitas penyimpanan biji-bijian China memenuhi kebutuhan pembelian dan penyimpanan biji-bijian di negara tersebut dalam hal kapasitas keseluruhan.Metode kuno dalam penyimpanan biji-bijian, seperti penyimpanan dalam bentuk tumpukan dan timbunan di ruang terbuka, sebagian besar telah ditiadakan di seluruh China, sementara teknologi penyimpanan biji-bijian four-in-one, yang mencakup ventilasi mekanis, fumigasi, pemantauan, dan pendinginan, telah diterapkan sebagai standar di gudang biji-bijian milik negara, meningkatkan kualitas dan kesegaran biji-bijian, ujar pejabat itu.China juga mempromosikan teknologi penyimpanan biji-bijian ramah lingkungan di gudang biji-bijiannya, yang mencakup berbagai area seperti pengendalian suhu, sirkulasi internal, dan pengendalian hama yang komprehensif.Hingga akhir 2023, total kapasitas penyimpanan gudang biji-bijian bersuhu rendah dan bersuhu mendekati rendah di seluruh China telah meningkat menjadi 200 juta ton, dan tingkat kerugian komprehensif gudang biji-bijian milik negara masih berada dalam kisaran yang wajar, yakni 1 persen, ujar Zhou.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

ADB sebut China tetap jadi destinasi utama FDI global di Asia
Indonesia
•
08 Feb 2023

Konsumsi listrik hijau klaster pusat data Mongolia Dalam di China capai 58 persen
Indonesia
•
05 Jul 2023

India: Impor minyak Rusia adalah bagian dari strategi manajemen inflasi
Indonesia
•
09 Sep 2022

Ekspor minyak Arab Saudi jatuh ke rekor terendah 24 tahun, Selat Hormuz jadi sorotan
Indonesia
•
23 Jun 2026


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
