
Teleskop FAST China deteksi lebih dari 740 pulsar sejak diluncurkan

Foto long-time exposure dari udara yang diabadikan pada 24 Juli 2022 ini memperlihatkan kinerja drone di atas Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) China di Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Ou Dongqu)
Teleskop FAST China, yang berjuluk ‘Mata Langit China’, terletak di daerah dengan depresi karst yang dalam dan melingkar secara alami di Provinsi Guizhou, China barat daya, dan memiliki luas area penerimaan yang setara dengan 30 kali luas lapangan sepak bola standar.
Beijing, China (Xinhua) – Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) China, teleskop radio piringan tunggal terbesar di dunia, telah mengidentifikasi lebih dari 740 pulsar sejak diluncurkan, ungkap tim peneliti.Pulsar, atau bintang neutron yang berputar cepat, berasal dari inti bintang besar yang hampir mati melalui ledakan supernova.Pengamatan pulsar merupakan tugas penting FAST, yang dapat digunakan untuk mengonfirmasi keberadaan radiasi gravitasi dan lubang hitam, serta membantu memecahkan banyak pertanyaan penting lainnya dalam ilmu fisika.Jiang Peng, kepala teknisi teleskop tersebut, menuturkan bahwa durasi pengamatan tahunan FAST telah melampaui 5.300 jam sejak dirampungkan pada September 2016, dengan 30 hingga 40 terabita data diterima setiap hari. Sejauh ini, lebih dari 740 pulsar telah terdeteksi.Semakin banyak penemuan pulsar oleh FAST dapat membantu para ilmuwan menemukan bukti gelombang gravitasi, atau membangun sistem referensi waktu yang dikendalikan secara otonom, tambah Jiang.Dijuluki ‘Mata Langit China’, teleskop FAST terletak di daerah dengan depresi karst yang dalam dan melingkar secara alami di Provinsi Guizhou, China barat daya. Teleskop raksasa tersebut memiliki luas area penerimaan yang setara dengan 30 kali luas lapangan sepak bola standar.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China mulai bangun satelit meteorologi Fengyun-3 baru
Indonesia
•
09 Feb 2023

Reruntuhan kompleks bangunan berumur 3.000 tahun ditemukan di China timur
Indonesia
•
26 Oct 2023

China torehkan tonggak sejarah baru dalam perlombaan komputasi kuantum global
Indonesia
•
05 Mar 2025

NASA umumkan empat awak untuk misi bersejarah Artemis II ke Bulan
Indonesia
•
06 Apr 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
