
Israel: Tentara Turkiye tidak akan jadi bagian pasukan stabilisasi internasional di Gaza

Para menteri luar negeri dari tujuh negara menggelar sebuah pertemuan terkait gencatan senjata di Gaza, di Istanbul, Turkiye, pada 3 November 2025. (Xinhua/Kementerian Luar Negeri Turkiye)
Tentara Turkiye tidak akan menjadi bagian dari pasukan multinasional yang direncanakan untuk mengambil alih kendali atas Gaza setelah pasukan Israel ditarik.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Israel pada Ahad (9/11) menyampaikan bahwa tentara Turkiye tidak akan menjadi bagian dari pasukan multinasional yang direncanakan untuk mengambil alih kendali atas Gaza setelah pasukan Israel ditarik."Tidak akan ada pasukan Turkiye yang dikerahkan di lapangan," ujar Shosh Bedrosian, juru bicara pemerintah Israel, kepada para reporter.Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri konflik selama dua tahun antara Israel dan Hamas mencakup penempatan pasukan stabilisasi internasional sementara guna secara bertahap mengambil alih pengamanan di Gaza dari militer Israel. Washington dilaporkan telah menjalin pembicaraan dengan Mesir, Uni Emirat Arab, Qatar, Indonesia, Turkiye, dan Azerbaijan untuk berpartisipasi dalam pasukan tersebut.Pada Jumat (7/11), Kantor Kejaksaan Umum Istanbul Turkiye mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap 37 pejabat Israel, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, atas tuduhan "genosida" dan "kejahatan terhadap kemanusiaan." Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengecam surat perintah penahanan tersebut, dan menyebutnya sebagai "aksi pencitraan" oleh Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Saudi bersihkan 1.257 ranjau Houthi di Yaman dalam satu pekan
Indonesia
•
28 Aug 2020

Kegiatan pertukaran budaya dalam kerja sama BRICS digelar di Afsel
Indonesia
•
24 Aug 2023

AP: Setahun berlalu, investigasi penembakan Uvalde masih berlangsung
Indonesia
•
24 May 2023

Israel akan cabut "situasi khusus" di wilayah selatan untuk kali pertama sejak Oktober 2023
Indonesia
•
01 Nov 2025


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Selat Hormuz memanas lagi! AS langsung gempur fasilitas rudal Iran
Indonesia
•
27 Jun 2026

Angka kasus Ebola di RD Kongo tembus 1.200
Indonesia
•
27 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026
