
Studi ungkap terumbu karang bantu kendalikan ritme harian mikroba laut

Foto bawah air yang diabadikan pada 30 April 2016 ini menunjukkan ikan dan terumbu karang di laut dekat Kota Sansha, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Li Ming)
Terumbu karang membantu mengatur ritme harian mikroba laut di sekitarnya, selain menyediakan habitat bagi kehidupan laut.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah studi baru menunjukkan terumbu karang membantu mengatur ritme harian mikroba laut di sekitarnya, selain menyediakan habitat bagi kehidupan laut, demikian disampaikan Universitas Ibrani Yerusalem (Hebrew University of Jerusalem) dalam sebuah pernyataan pada Kamis (1/1).Studi tersebut, yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances, melacak populasi mikroba di atas sebuah terumbu karang yang terletak di bagian utara Teluk Aqaba di Laut Merah.Tim peneliti membandingkan populasi ini dengan perairan terbuka di sekitarnya selama musim dingin dan musim panas. Tim tersebut menemukan perairan terumbu karang secara konsisten memiliki jumlah bakteri dan mikroalga yang lebih sedikit dibandingkan perairan terbuka, yang menunjukkan adanya pelenyapan aktif oleh organisme terumbu karang.Symbiodiniaceae, sebuah keluarga simbion karang, mencapai puncaknya sekitar tengah hari, mengindikasikan siklus harian yang terkait dengan cahaya dan metabolisme karang.Studi itu menunjukkan ritme mikroba harian tersebut sering kali lebih kuat daripada perubahan musiman, menyoroti pentingnya waktu dalam satu hari ketika mempelajari ekosistem terumbu karang.Temuan-temuan ini menunjukkan siklus mikroba harian dapat membantu para ilmuwan memantau kesehatan terumbu karang di laut yang sedang mengalami perubahan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan susun basis data genom untuk tanaman yang ‘mengering tanpa menjadi mati’
Indonesia
•
26 Dec 2023

Tim peneliti Australia manfaatkan AI untuk identifikasi ‘lemak tersembunyi’ pada tubuh
Indonesia
•
07 Sep 2025

BRIN identifikasi 13 ‘geosite’ di Kebumen, Jawa Tengah, siap diajukan sebagai ‘geopark’ global UNESCO
Indonesia
•
01 Aug 2024

Jubir Kemenlu China jelaskan buku putih soal kontrol fentanil
Indonesia
•
06 Mar 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
