
Tesla luncurkan Cybercab, tak punya setir dan pedal, siap jadi robotaxi

Para karyawan bekerja di Gigafactory Shanghai milik Tesla di Shanghai, China timur, pada 22 Desember 2023. (Xinhua/Fang Zhe)
San Francisco, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Produsen kendaraan listrik Amerika Serikat (AS), Tesla, pada Kamis (3/9) meluncurkan Cybercab swakemudi di Austin, Texas, tempat kendaraan tersebut telah mulai menawarkan layanan taksi daring terbatas.
Dalam sebuah video promosi yang dirilis pada hari peluncuran, CEO Tesla Elon Musk menggambarkan Cybercab sebagai "mobil pertama yang secara khusus dibuat untuk swakemudi penuh tanpa pengawasan."
Menurut Tesla, Cybercab merupakan kendaraan dengan dua tempat duduk yang dilengkapi pintu model kupu-kupu dan layar sentuh interaktif berukuran besar.
Panduan penumpang yang baru dirilis menunjukkan bahwa kendaraan tersebut tidak memiliki setir, pedal akselerator, maupun pedal rem, dan mengandalkan sistem penglihatan berbasis kamera serta sensor untuk berkendara secara otonomos sepenuhnya.
Untuk keselamatan penumpang, kendaraan itu dilengkapi dengan tombol berhenti. Begitu ditekan, Cybercab akan segera menepi jika aman untuk melakukannya, dan menghubungkan penumpang dengan Dukungan Robotaxi Tesla.
Bagasi belakang kendaraan tersebut dapat menampung dua koper bagasi standar dan dua koper kabin.
Situs jejaring Tesla yang diperbarui menyebutkan bahwa Cybercab merupakan tambahan terbaru untuk armada Robotaxi mereka.
Ketika penumpang memesan tumpangan melalui aplikasi Robotaxi, sistem akan mengirimkan Cybercab atau Model Y berdasarkan ketersediaan kendaraan dan jumlah penumpang.
Musk tidak menghadiri acara peluncuran tersebut, menurut laporan Reuters, yang mengutip hadirin.
Para eksekutif Tesla dalam acara itu mengatakan bahwa layanan Cybercab akan menerapkan tarif dinamis dan menjanjikan "pengalaman kelas satu dengan harga kelas ekonomi."
Tesla mengatakan calon pembeli komersial dapat mengajukan pendaftaran untuk Cybercab. Namun, harga resmi, tanggal pengiriman, dan jadwal perluasan layanan masih belum diumumkan.
Tesla belum mengungkapkan jumlah pasti Cybercab yang saat ini beroperasi. Hingga Rabu (2/9) malam waktu setempat, Tesla memiliki 420 kendaraan otonomos yang terdaftar di negara bagian Texas, termasuk 45 Cybercab.
Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS pada Kamis mengatakan bahwa mereka sedang berkoordinasi dengan Tesla dan tengah mengevaluasi situasinya.
Tesla pertama kali memperkenalkan purwarupa Cybercab pada Oktober 2024. Produksi dimulai pada 2026, diikuti oleh uji coba teknis kendaraan produksi di jalan umum pada kuartal kedua.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

DeepSeek China luncurkan kotak hitam AI dan dorong transparansi
Indonesia
•
22 Sep 2025

Pesawat Y12F China kantongi sertifikat tipe dari EASA
Indonesia
•
19 Jul 2023

Peneliti ungkap distribusi spasial dan faktor pendorong risiko kepunahan pada angiosperma
Indonesia
•
10 Aug 2024

Universitas kedokteran di China akan kembangkan obat molekul kecil dengan komputasi kuantum
Indonesia
•
10 Aug 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
