
Tikus eksperimen melahirkan setelah kembali dari luar angkasa, buka jalan bagi penelitian di masa depan

Ilustrasi. (Matthew Mejia on Unsplash)
Tikus eksperimen yang ditempatkan di habitat khusus di stasiun luar angkasa sebelum kembali ke Bumi pada 14 November, berhasil mengandung dan melahirkan sembilan anak pada 10 Desember.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Dari empat tikus eksperimen yang terlibat dalam misi di stasiun luar angkasa China baru-baru ini, satu tikus betina berhasil melahirkan keturunan yang sehat di Bumi, demikian diumumkan oleh Pusat Teknologi dan Rekayasa untuk Pemanfaatan Luar Angkasa (Center for Space Utilization/CSU) dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Keempat tikus tersebut dikirim ke luar angkasa dengan wahana antariksa berawak Shenzhou-21 pada 31 Oktober, dan ditempatkan di habitat khusus di stasiun luar angkasa sebelum kembali ke Bumi pada 14 November.Setelah kembali, seekor induk betina mengandung dan melahirkan sembilan anak pada 10 Desember. Enam dari bayi tikus tersebut berhasil bertahan hidup, tingkat kelangsungan hidup yang dianggap normal. Para peneliti menyebut bahwa induknya menyusui dengan normal dan anak-anaknya tampak aktif dan sehat."Misi ini menunjukkan bahwa perjalanan luar angkasa jangka pendek tidak mengganggu kemampuan reproduksi tikus," kata Wang Hongmei, seorang peneliti di Institut Zoologi CAS. "Ini juga memberikan sampel yang sangat berharga untuk meneliti tentang bagaimana lingkungan luar angkasa memengaruhi tahap perkembangan awal pada mamalia."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan Taiwan temukan manfaat terapi ketamin untuk depresi berat
Indonesia
•
02 Dec 2023

Keragaman bakteri di usus terkait dengan keterampilan kognitif yang lebih baik
Indonesia
•
10 Feb 2022

Kertas berlapis minyak nabati, solusi ramah lingkungan untuk kemasan makanan
Indonesia
•
21 Jan 2026

Harimau Siberia yang terancam punah dilindungi di taman nasional China
Indonesia
•
30 Jul 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
