Rusia akan evakuasi astronaut dari ISS di tengah keadaan darurat

Foto dokumentasi Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Pesawat luar angkasa nirawak Soyuz MS-23 akan diluncurkan oleh Rusia untuk memulangkan tiga astronaut dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) karena pesawat luar angkasa Soyuz MS-22 mereka mengalami keadaan darurat.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Rusia akan meluncurkan pesawat luar angkasa nirawak Soyuz MS-23 untuk memulangkan tiga astronaut dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) karena pesawat luar angkasa Soyuz MS-22 mereka mengalami keadaan darurat, kata badan antariksa Rusia pada Sabtu (14/1).Dalam beberapa pekan mendatang, kosmonaut Rusia Sergei Prokopyev dan Dmitry Petelin bersama dengan astronaut NASA Francisco Rubio akan kembali ke Bumi menggunakan wahana Soyuz MS-23, yang diperkirakan akan melakukan penambatan (docking) ke ISS pada 22 Februari, kata badan antariksa Rusia Roscosmos dalam pernyataannya.Bulan lalu, para astronaut menemukan kerusakan pada sisi luar kompartemen perakitan instrumen Soyuz MS-22 yang tertambat ke ISS, yang menyebabkan penurunan tekanan pada sistem pendingin.Saat ini, sistem ISS dan Soyuz MS-22 beroperasi secara normal, tetapi Roscosmos dan sejumlah badan antariksa lain yang menjadi mitranya telah mengambil sejumlah langkah untuk memastikan para kru dapat pulang ke Bumi dengan selamat jika insiden kecelakaan terjadi sebelum kedatangan Soyuz MS-23, menurut pernyataan itu.Pesawat luar angkasa Soyuz MS-22 lepas landas dari kosmodrom Baikonur di Kazakhstan pada 21 September 2022, membawa Prokopyev, Petelin, dan Rubio ke ISS untuk tinggal di orbit selama enam bulan.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

‘Internet of Things’ dalam ‘precision agriculture’
Indonesia
•
17 Sep 2020

Inovasi jadi agenda pada forum iklim internasional di Wina, Austria
Indonesia
•
03 Nov 2023

Ilmuwan China berhasil biakkan domba unggul melalui penyuntingan gen
Indonesia
•
13 Aug 2022

Raksasa teknologi Swiss resmikan proyek netralitas karbon di Xiamen, China
Indonesia
•
13 May 2023
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
