
Peneliti China ungkap mekanisme panen tinggi tomat hasil budi daya

Seorang pekerja menunjukkan tomat di sebuah rumah kaca di kawasan industri pertanian pintar di Jiamusi, Provinsi Heilongjiang, China timur laut, pada 18 Maret 2024. (Xinhua/Wang Jianwei)
Tomat dapat mengubah struktur organ bunga dengan mengatur perkembangan trikomanya sendiri, kemudian mengadopsi metode penyerbukan sendiri untuk mendongkrak tingkat pembuahan.
Fuzhou, China (Xinhua) – Para peneliti China baru-baru ini menemukan mekanisme pembentukan di balik penyerbukan sendiri (self-pollination) pada tomat yang dibudidayakan, memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan hasil panen tomat.Para peneliti dari Universitas Pertanian dan Kehutanan Fujian menemukan bahwa tomat dapat mengubah struktur organ bunga dengan mengatur perkembangan trikomanya sendiri, kemudian mengadopsi metode penyerbukan sendiri untuk mendongkrak tingkat pembuahan.Tomat hasil domestikasi mencapai hal ini secara anatomis dengan membentuk kerucut di sekeliling kepala sari jantan, yang memastikan bahwa serbuk sari dapat dengan mudah mencapai kepala putik. Kerucut kepala sari disatukan oleh jaringan rambut padat yang disebut trikoma penutup.
Tanaman tomat terlihat di sebuah ruang pameran ilmu dan teknologi pertanian yang berada di Changji, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, pada 19 Desember 2023. Ruang pameran yang mulai dioperasikan pada 2022 tersebut menggunakan Internet of Things (IoT) dan teknologi irigasi tertarget untuk mewujudkan penanaman sayuran dengan otomatisasi tinggi. Changji memajukan pertanian pintar untuk meningkatkan hasil dan kualitas produk pertanian dalam beberapa tahun terakhir. (Xinhua/Zhang Cheng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kongres Kecerdasan Dunia ketujuh akan dibuka di Tianjin, China
Indonesia
•
12 May 2023

Asam amino ditemukan dalam sampel asteroid dari wahana Hayabusa2 Jepang
Indonesia
•
07 Jun 2022

COVID-19 – Ahli: Koktail antibodi efektif pada tahap awal
Indonesia
•
03 Nov 2020

China luncurkan model AI pertama untuk diagnosis penyakit langka
Indonesia
•
22 Feb 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
