
Selandia Baru umumkan keadaan darurat akibat Topan Gabrielle

Lalu lintas keluar terlihat di sebuah jalan bebas hambatan di Auckland, Selandia Baru, pada 12 Februari 2023. (Xinhua/Zhao Gang)
Topan Gabrielle memaksa pemerintah Selandia Baru mengeluarkan Peringatan Merah, yang hanya dikeluarkan untuk peristiwa cuaca paling signifikan, dan ini adalah yang kedua kalinya di tahun 2023.
Wellington, Selandia Baru (Xinhua) – Selandia Baru pada Senin (13/2) mengumumkan keadaan darurat ketika Topan Gabrielle mulai menerjang Pulau Utara (North Island).Masyarakat di beberapa daerah seperti Northland dan Auckland, kota terbesar di Selandia Baru, telah diperingatkan soal risiko tinggi banjir pasang oleh departemen pertahanan sipil negara tersebut. Sementara itu, ribuan orang terputus aliran listriknya di North Island.Menurut prakiraan cuaca, intensitas curah hujan 400 milimeter dan embusan angin yang mencapai kecepatan 130 km/jam diperkirakan akan terjadi selama 20 jam ke depan.Maskapai nasional negara Air NZ membatalkan semua penerbangan domestik masuk dan keluar dari Auckland pada Ahad (12/2), dan banyak penerbangan internasional juga dibatalkan.
Sejumlah penumpang yang terlantar terlihat saat penerbangan mereka dibatalkan karena kondisi cuaca buruk di Bandar Udara Internasional Auckland, Selandia Baru, pada 12 Februari 2023. (Xinhua/Zhao Gang)
Sebuah mobil melewati bagian jalan yang longsor di Auckland, Selandia Baru, pada 12 Februari 2023. (Xinhua/Zhao Gang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait


Berita Terbaru
