
Topan Gaemi picu banjir dan kerusakan di sejumlah daerah di China

Orang-orang menyedot air yang menggenang di sebuah rumah sakit di Distrik Qianshan, Anshan, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 27 Juli 2024. (Xinhua)
Topan ketiga tahun ini, Topan Gaemi, telah menyebabkan banjir dan kerusakan di sejumlah daerah di China, termasuk Provinsi Fujian di China timur dan Provinsi Liaoning di China timur laut.
Fuzhou/Shenyang, China (Xinhua/Indonesia Window) – Topan Gaemi, topan ketiga tahun ini, telah menyebabkan banjir dan kerusakan di sejumlah daerah di China, termasuk Provinsi Fujian di China timur dan Provinsi Liaoning di China timur laut.Topan tersebut berdampak pada 766.900 penduduk di Provinsi Fujian, mengakibatkan kerugian ekonomi langsung yang melampaui 1,6 miliar yuan.Situasi masih akan dinilai lebih lanjut, kata kantor pencegahan dan pengendalian banjir provinsi tersebut pada Senin (29/7), seraya menambahkan bahwa saat ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.Hingga Ahad (28/7) pagi waktu setempat, Fujian telah mengevakuasi 312.700 warga dari area-area berbahaya dan mengerahkan 2.763 tim penyelamat yang melibatkan 69.400 orang dan 15.600 peralatan untuk melakukan penyelamatan darurat.Topan Gaemi telah mengakibatkan hujan lebat di banyak tempat di Fujian, dengan 17 sungai mengalami banjir sejak Kamis (25/7) hingga Ahad.Semua gangguan jaringan listrik yang disebabkan oleh topan tersebut telah diatasi, dan jaringan telekomunikasi tetap stabil.Topan Gaemi juga menyebabkan hujan lebat di Liaoning, sehingga permukaan air di 17 sungai dan 60 lebih bendungan di seluruh provinsi itu meningkat.Hingga Senin pukul 07.00 waktu setempat, hampir 60.000 penduduk telah direlokasi ke tempat yang aman, menurut kantor pusat pengendalian banjir dan bantuan kekeringan provinsi setempat.
Tim penyelamat dan petugas polisi mengevakuasi warga di wilayah Shuangfeng, Kota Loudi, Provinsi Hunan, China tengah, pada 28 Juli 2024. Angin residu dari Topan Gaemi terus mendatangkan hujan lebat ke banyak lokasi di Provinsi Hunan, dan pemerintah setempat pun aktif melakukan upaya penyelamatan dan penanggulangan. (Xinhua/Nai Jihui)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Direktur LSPR: Mimpi merupakan kunci awal dalam memulai usaha
Indonesia
•
27 Dec 2019

36 orang tewas akibat banjir di Pakistan dalam 24 jam
Indonesia
•
10 Sep 2022

Masyarakat Okinawa di Jepang tolak relokasi pangkalan militer AS
Indonesia
•
13 Sep 2022

The Guardian: Rata-rata satu kecelakaan bahan kimia terjadi setiap dua hari di AS
Indonesia
•
01 Mar 2023


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
