
Trump berlakukan ‘Defense Production Act’ untuk dongkrak pasokan energi di tengah perang Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dengan awak media di area South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Xinhua/Li Yuanqing)
Defense Production Act 1950 memberikan presiden kewenangan luas untuk memastikan bahwa industri dalam negeri AS mampu memenuhi kebutuhan pertahanan nasional.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (20/4) menandatangani serangkaian memorandum presidensial, memberlakukan Undang-Undang Produksi Pertahanan (Defense Production Act/DPA) 1950 dalam upaya untuk mendongkrak pasokan energi di tengah perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.
Lima memorandum presidensial berdasarkan undang-undang tersebut berfokus pada minyak bumi, batu bara, gas alam cair (liquefied natural gas/LNG), infrastruktur energi, serta infrastruktur jaringan listrik domestik.
DPA 1950 memberikan presiden kewenangan luas untuk memastikan bahwa industri dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan pertahanan nasional.
Trump memberlakukan DPA untuk menyediakan dana federal bagi berbagai proyek energi, "seiring pemerintahannya menghadapi tekanan untuk membantu menekan kenaikan biaya minyak, bensin, dan listrik," lapor Bloomberg.
Proyek-proyek yang memenuhi syarat untuk mendapatkan dukungan dapat mencakup pembangkit listrik tenaga batu bara, kilang minyak, serta fasilitas yang memproduksi turbin gas dan transformator, peralatan listrik yang mengalami kelangkaan, menurut laporan media.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China siap berkoordinasi dengan Selandia Baru untuk perdamaian dan stabilitas di Kepulauan Pasifik
Indonesia
•
19 Nov 2022

Pengadilan Turkiye penjarakan seumur hidup 11 terdakwa atas kebakaran hotel mematikan
Indonesia
•
02 Nov 2025

Israel teken kesepakatan rudal Arrow-3 senilai 3,5 miliar dolar AS dengan Jerman
Indonesia
•
01 Oct 2023

Biaya perang AS lawan Iran sejauh ini habiskan 25 miliar dolar AS
Indonesia
•
30 Apr 2026


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
