UE bidik kerangka kerja kesepakatan perdagangan dengan AS, tetap buka opsi pembalasan

Foto yang diabadikan pada 23 Mei 2025 ini menunjukkan tampilan eksterior Bursa Efek Frankfurt di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Zhang Fan)
Trump juga memperparah ketegangan perdagangan dengan mengancam akan memberlakukan tarif hingga 200 persen terhadap obat-obatan asing dan 50 persen untuk tembaga.
Brussel, Belgia (Xinhua/Indonesia Window) – Uni Eropa (UE) mendorong terbentuknya kerangka kerja kesepakatan perdagangan secara prinsip dengan Amerika Serikat (AS), sembari tetap mempertahankan opsi untuk melakukan tindakan pembalasan, demikian disampaikan beberapa pejabat UE pada Rabu (9/7)."Kami berusaha menyusun kerangka kerja yang dapat diandalkan, yang darinya kami dapat terus membangun perdagangan bersama kami," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kepada Parlemen Eropa dalam sesi pleno di Strasbourg, Prancis.Sambil menegaskan kembali komitmen UE terhadap prinsip-prinsipnya dan kesiapannya untuk (menghadapi) "semua skenario," von der Leyen mengungkapkan bahwa blok beranggotakan 27 negara itu lebih memilih penyelesaian yang dilakukan melalui negosiasi.Seorang juru bicara (jubir) Komisi Eropa melontarkan hal senada dengan pernyataan von der Leyen itu, menambahkan bahwa kesepakatan secara prinsip dapat dicapai "dalam beberapa hari mendatang.""Kami bekerja keras untuk mendapatkan kesepakatan secara prinsip dengan AS, dan itulah yang menjadi fokus kami saat ini," ujar jubir tersebut.Presiden AS Donald Trump pada Selasa (8/7) mengatakan dirinya "mungkin" akan mengirim surat kepada UE dalam dua hari, seraya menambahkan, "Sebuah surat berarti kesepakatan.""Mereka memperlakukan kami dengan sangat buruk sampai baru-baru ini, dan kini mereka memperlakukan kami dengan sangat baik. Sebenarnya ini seperti dunia yang berbeda," tuturnya.Trump juga memperparah ketegangan perdagangan dengan mengancam akan memberlakukan tarif hingga 200 persen terhadap obat-obatan asing dan 50 persen untuk tembaga. Menurut data UE, produk medis dan farmasi serta obat-obatan telah menjadi salah satu ekspor utama blok ini ke AS selama dua tahun terakhir.Kepala perdagangan UE, Maros Sefcovic, mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa Brussel dan Washington telah membuat "kemajuan yang baik" pada teks pernyataan atau kesepakatan bersama secara prinsip."Saya berharap dapat mencapai kesimpulan yang memuaskan, bahkan mungkin dalam beberapa hari mendatang," ujar Sefcovic. Namun, dia menekankan bahwa legislasi UE dan otonomi regulasi tetap menjadi "garis merah" dan "tidak dapat dinegosiasikan" dalam pembicaraan tersebut.Bernd Lange, ketua komite perdagangan Parlemen Eropa, mengatakan bahwa UE terus menghadapi tarif-tarif AS yang "ilegal dan tidak dapat dibenarkan," mengacu pada bea masuk sebesar 50 persen terhadap baja dan aluminium, serta 25 persen terhadap mobil dan suku cadang mobil."Tentu saja, kami tidak langsung menerima hal ini," kata Lange kepada para wartawan di Strasbourg. Dia menambahkan bahwa ada dua masalah utama yang masih belum terselesaikan, yakni Washington belum berkomitmen untuk memangkas tarif yang ada secara signifikan dan belum menunjukkan kesediaan untuk menahan diri untuk menetapkan tarif baru.Lange memperingatkan bahwa UE siap untuk membalas, dengan paket tindakan balasan pertama yang akan mulai berlaku pada 14 Juli jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.Mengenai surat Trump, Lange mengatakan UE belum menerima korespondensi apa pun sejauh ini dan "tidak tahu apa-apa" mengenai isinya.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Trump tanda tangani rencana untuk berlakukan tarif ‘resiprokal’ pada mitra dagang
Indonesia
•
15 Feb 2025

Dukung transisi Energi, Indonesia targetkan pengoperasian PLTN pertama pada 2032
Indonesia
•
01 Nov 2025

Kementerian perdagangan dorong sektor non migas pulihkan ekonomi
Indonesia
•
11 Feb 2021

Sekilas gambaran masa depan yang lebih ramah lingkungan dalam pameran elektronik konsumen di Berlin
Indonesia
•
11 Sep 2024
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
