
Trump masih pikir-pikir untuk perintahkan pasukan darat AS masuk ke Iran

Foto yang diabadikan pada 6 Maret 2026 ini menunjukkan kepulan asap pascaledakan di Teheran, Iran. (Xinhua/Shadati)
Pasukan darat AS masuk ke Iran bertujuan untuk melindungi material nuklir di Isfahan.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (9/3) mengatakan bahwa dia "masih jauh" dari keputusan untuk memerintahkan pasukan darat AS masuk ke Iran guna melindungi material nuklir di Isfahan, demikian menurut laporan New York Post.
"Kami belum mengambil keputusan apa pun mengenai hal itu. Kami masih jauh dari langkah tersebut," kata Trump kepada surat kabar itu dalam sebuah wawancara via telepon.
Trump juga mengungkapkan bahwa dia "tidak senang" dengan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran.
Pada Ahad (8/3), Trump menyatakan bahwa pemimpin tertinggi Iran berikutnya "tidak akan bertahan lama" tanpa persetujuannya.
"Dia harus mendapatkan persetujuan dari kami," tutur Trump dalam wawancara dengan ABC News. "Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama."
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan beberapa kota lainnya di Iran, menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, puluhan pejabat senior dan komandan militer, serta ratusan warga sipil.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Operator PLTN Fukushima Jepang didesak jamin keselamatan nuklir pascakebocoran air radioaktif
Indonesia
•
22 Feb 2024

Feature – Warga mengungsi dari Lebanon selatan di tengah eskalasi serangan Israel
Indonesia
•
29 Sep 2024

Hamas sebut kesepakatan sandera mungkin tercapai jika Israel tidak tetapkan syarat baru
Indonesia
•
18 Dec 2024

Denmark sebut Sekjen NATO tidak memiliki mandat untuk bernegosiasi atas nama Greenland
Indonesia
•
22 Jan 2026


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Selat Hormuz memanas lagi! AS langsung gempur fasilitas rudal Iran
Indonesia
•
27 Jun 2026

Angka kasus Ebola di RD Kongo tembus 1.200
Indonesia
•
27 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026
