
AS mulai uji klinis vaksin influenza universal berbasis mRNA

Tenaga kesehatan memberikan dosis vaksin flu kepada seorang penerima di sebuah pusat medis di Rosemead, California, Amerika Serikat, pada 10 Desember 2022. (Xinhua)
Uji klinis vaksin influenza universal eksperimental yang dikembangkan oleh tim peneliti di Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat pada Tahap 1 akan menguji keamanan vaksin tersebut, yang dikenal sebagai H1ssF-3928 mRNA-LNP, dan kemampuannya dalam merangsang respons imun.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Amerika Serikat (AS) memulai uji klinis vaksin influenza universal eksperimental yang dikembangkan oleh tim peneliti di Institut Kesehatan Nasional (National Institutes of Health/NIH) AS, demikian diumumkan NIH pada Senin (15/5).Pengujian itu mulai merekrut para sukarelawan di Universitas Duke di Durham, Carolina Utara. Uji klinis Tahap 1 itu akan menguji keamanan vaksin eksperimental tersebut, yang dikenal sebagai H1ssF-3928 mRNA-LNP, dan kemampuannya dalam merangsang respons imun, menurut NIH.Uji klinis tersebut akan melibatkan hingga 50 sukarelawan sehat berusia 18 hingga 49 tahun. Tiga kelompok peserta studi, dengan tiap kelompok terdiri dari 10 partisipan, akan disuntik dosis vaksin eksperimental itu masing-masing sebanyak 10, 25, dan 50 mikrogram.Setelah evaluasi data untuk menentukan dosis optimal, 10 partisipan tambahan akan direkrut untuk menerima dosis optimal vaksin tersebut.Studi itu juga akan melibatkan sekelompok partisipan yang akan menerima vaksin influenza musiman kuadrivalen saat ini. Menurut NIH, hal ini akan memungkinkan tim peneliti tersebut membandingkan secara langsung antara imunogenisitas dan keamanan kandidat vaksin itu dengan vaksin flu musiman yang ada saat ini.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Ilmuwan Taiwan produksi vaksin khusus Omicron
Indonesia
•
12 Feb 2022

Cekungan Sungai Haihe di China dilanda banjir terparah sejak 1963
Indonesia
•
06 Aug 2023

Ilmuwan Rusia berhasil tanam semangka di Antarktika
Indonesia
•
04 Aug 2023

Alat pencitraan berbasis AI mampu deteksi lesi otak penyebab epilepsi pada anak
Indonesia
•
02 Oct 2025


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
