
Ilmuwan Rusia berhasil tanam semangka di Antarktika

Tim peneliti Rusia berhasil menggunakan teknologi hidroponik untuk menumbuhkan delapan semangka manis di Stasiun Vostok yang terletak di Antarktika. (Xinhua)
Laboratorium di Stasiun Vostok di Antarktika sedang menantikan mentimun dalam waktu dekat, dan para ilmuwan juga akan mencoba menanam blackberry, stroberi, dan bluberi di tempat terdingin di Bumi itu.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Tim peneliti Rusia berhasil menggunakan teknologi hidroponik untuk menumbuhkan delapan semangka manis di Stasiun Vostok yang terletak di Antarktika, menurut Institut Penelitian Arktika dan Antarktika Rusia (Russian Arctic and Antarctic Research Institute/AARI).Semangka-semangka matang ini memiliki daging buah berwarna merah dan kuning dan masing-masing berbobot sekitar 1 kilogram.Menurut para peneliti, laboratorium di Stasiun Vostok sedang menantikan mentimun dalam waktu dekat, dan para ilmuwan juga akan mencoba menanam blackberry, stroberi, dan bluberi di tempat terdingin di Bumi itu.Menurut sejumlah laporan, para ilmuwan telah menanam sayuran di laboratorium di Stasiun Vostok itu sejak Februari 2020, dan berhasil menanam lebih dari 80 varietas sayuran.Stasiun Vostok milik Rusia mulai beroperasi pada Desember 1957. Stasiun ini adalah tempat suhu terendah pernah tercatat melalui pengukuran tanah pada Juli 1983, yaitu minus 89,2 derajat Celsius.Stasiun itu terletak di permukaan salju dataran es Antartika Tengah pada 1.410 km dari stasiun Mirny dan 1.260 km dari stasiun pantai laut terdekat. Ketinggian stasiun di atas permukaan laut terdiri dari 3.448 m. Ketebalan lapisan es di daerah ini mencapai 3.700 m.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Ilmuwan ingatkan mutasi virus yang sangat tinggi
Indonesia
•
26 Nov 2021

Peneliti BRIN temukan spesies baru anggrek berbentuk seperti kuku macan di Sulawesi
Indonesia
•
21 Aug 2024

Peneliti China berencana ciptakan ‘ginjal digital’
Indonesia
•
15 Mar 2025

Taiwan mulai uji coba obat kanker pada manusia tahun depan
Indonesia
•
22 Nov 2021


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
