Ukraina rebut kembali Kherson setelah Rusia mundur ke tepi timur Sungai Dnieper

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi tempat pelatihan Distrik Militer Barat di wilayah Ryazan pada 20 Oktober 2022. (Siaran Pers Kremlin)
Ukraina merebut kembali Kota Kherson, Ukraina selatan, setelah Rusia memindahkan semua angkatan bersenjatanya ke tepi kiri (timur) Sungai Dnieper pada Jumat (11/11).
Moskow/Kiev (Xinhua) – Ukraina merebut kembali Kota Kherson, Ukraina selatan, setelah Rusia memindahkan semua angkatan bersenjatanya ke tepi kiri (timur) Sungai Dnieper pada Jumat (11/11)."Di Kherson hari ini pukul 05.00 Waktu Moskow (09.00 WIB), pemindahan unit pasukan Rusia ke tepi kiri Sungai Dnieper telah selesai. Tidak ada satu pun peralatan militer dan senjata yang tersisa di tepi kanan," kata Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov dalam sebuah konferensi pers.Dia menuturkan, tidak ada kerugian personel, senjata, peralatan, dan material militer selama prosesnya.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov berbicara dalam konferensi pers harian pada 11 November 2022. (Tangkapan layar dari Kementerian Pertahanan Rusia)
Foto yang diabadikan pada 24 Juli 2022 ini menunjukkan pemandangan sebuah pelabuhan di wilayah Kherson. (Xinhua/Victor)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Xinhua rilis laporan mengenai kerja sama BRI dari perspektif HAM
Indonesia
•
09 Dec 2023

Arab Saudi terima jamaah umroh asing mulai 9 Agustus
Indonesia
•
08 Aug 2021

Israel kemungkinan besar akan setujui proposal Mesir terkait pembebasan sandera
Indonesia
•
28 Mar 2025

PBB: Ratusan tentara anak pemberontak Houthi tewas dalam perang Yaman
Indonesia
•
30 Jan 2022
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
