
Universitas Aljazair luncurkan ‘Rak Buku China’ untuk dorong pertukaran budaya

Duta Besar China untuk Aljazair Li Jian (kanan) dan Rektor Universitas Aljazair 1 Fares Mokhtari meluncurkan "Rak Buku China" di Aljir, Aljazair, pada 4 Juni 2023. (Xinhua)
Universitas Aljazair kini memiliki "Rak Buku China" terdiri dari 460 buku yang dicetak dalam bahasa Arab, Prancis, dan Inggris, serta mencakup aspek politik, ekonomi, sosial, dan budaya China.
Aljir, Aljazair (Xinhua) – Proyek ‘Rak Buku China’ diluncurkan di Universitas Aljazair 1 pada Ahad (4/6), yang bertujuan untuk memperkuat pertukaran budaya dan kerja sama pendidikan antara China dan Aljazair."Rak Buku China" terdiri dari 460 buku yang dicetak dalam bahasa Arab, Prancis, dan Inggris, serta mencakup aspek politik, ekonomi, sosial, dan budaya China. Semua buku disediakan oleh perusahaan minyak China, Sinopec.Upacara peluncuran tersebut dihadiri oleh Duta Besar China untuk Aljazair Li Jian, Rektor Universitas Aljazair 1 Fares Mokhtari, Kepala Perwakilan Sinopec untuk Afrika Wei Dong, serta Fatiha Relimi selaku perwakilan dari Kementerian Energi dan Pertambangan Aljazair.
Duta Besar China untuk Aljazair Li Jian (kanan) dan Rektor Universitas Aljazair 1 Fares Mokhtari meluncurkan "Rak Buku China" di Aljir, Aljazair, pada 4 Juni 2023. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sekolah Insantama gali intelektualitas remaja lewat kompetisi nasional
Indonesia
•
01 Mar 2022

Banjir dan longsor landa India, 25 tewas dan ratusan ribu mengungsi
Indonesia
•
24 May 2022

Persiapan untuk Asian Games Hangzhou masuk tahap akhir
Indonesia
•
12 Aug 2023

Laporan ungkap kaum muda Australia paling berisiko terdampak bahaya judi
Indonesia
•
01 Nov 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
