
Beijing akan berikan vaksin HPV gratis kepada anak perempuan kelas tujuh

Seorang perawat menunjukkan vaksin virus papiloma manusia (human papillomavirus/HPV) yang dikembangkan oleh para peneliti China di Rumah Sakit Kesehatan Ibu dan Anak tingkat provinsi di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah, pada 18 Mei 2020. (Xinhua/Xiong Qi)
Vaksinasi virus papiloma manusia di Beijing akan menggunakan vaksin 2-valent yang diproduksi di dalam negeri dengan tujuan untuk secara efektif mengurangi risiko kanker serviks di kalangan wanita.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Beijing, Ibu kota China, berencana untuk menyuntikkan vaksin virus papiloma manusia (human papillomavirus/HPV) secara gratis kepada anak-anak perempuan kelas tujuh mulai September tahun ini, mengikuti langkah beberapa daerah dan kota setingkat provinsi yang telah mengumumkan inisiatif serupa sejak 2021.Kampanye vaksinasi itu akan menggunakan vaksin 2-valent yang diproduksi di dalam negeri dengan tujuan untuk secara efektif mengurangi risiko kanker serviks di kalangan wanita, demikian menurut sebuah rencana yang dirilis bersama pada Kamis (13/3) oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Beijing (Beijing Center for Disease Prevention and Control) dan otoritas terkait lainnya.Per akhir Maret ini, anak-anak perempuan yang saat ini duduk di kelas enam akan dinilai kesediaannya untuk menerima vaksin, dan pada 31 Oktober, dosis pertama vaksin HPV akan diberikan kepada kelompok yang ditargetkan, sesuai dengan rencana.Langkah ini merupakan respons terhadap strategi global yang diluncurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memastikan bahwa per 2030, total 90 persen anak perempuan telah divaksinasi HPV pada usia 15 tahun.Kanker serviks adalah kanker paling umum keempat di kalangan wanita di seluruh dunia pada 2022, papar WHO. Dengan latar belakang ini, China menyediakan vaksinasi HPV gratis bagi sekitar 40 persen anak perempuan berusia 13 hingga 14 tahun pada 2024, sebagai bagian dari upaya yang sedang berlangsung untuk memberantas kanker serviks, ungkap Komisi Kesehatan Nasional China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran akan dikeluarkan dari badan perempuan PBB
Indonesia
•
14 Dec 2022

100 juta orang di AS terlilit utang untuk bayar perawatan kesehatan
Indonesia
•
21 Jun 2022

Kelahiran di Swedia catat angka terendah dalam dua dasawarsa
Indonesia
•
08 Aug 2022

CNN: Setidaknya 238.500 anak jadi yatim piatu akibat COVID-19 di AS
Indonesia
•
29 Mar 2023


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
