
Wahana antariksa Boeing Starliner berangkat dari ISS ke Bumi, tanpa bawa awak

Foto yang diunggah pada 29 Agustus 2024 ini menunjukkan wahana antariksa Boeing Starliner melakukan penambatan (docking) ke porta depan modul Harmony di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS). (Sumber: NASA)
Wahana antariksa Starliner milik Boeing berangkat dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) pada Jumat (6/9) untuk memulai perjalanannya kembali ke Bumi tanpa membawa astronaut.
New York City, AS (Xinhua/Indonesia Window) – Wahana antariksa Starliner milik Boeing berangkat dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) pada Jumat (6/9) untuk memulai perjalanannya kembali ke Bumi tanpa membawa astronaut.Tanpa membawa awak, wahana antariksa itu secara otonomos melepaskan tambatan (undock) dari ISS pada Jumat sekitar pukul 18.04 Eastern Time, atau Sabtu (7/9) pukul 05.04 WIB, untuk memulai perjalanan pulang ke Bumi, menurut siaran langsung NASA.Proses pembakaran pemisahan (separation burn) dan manuver keluar (breakout turn) untuk keberangkatan Starliner berjalan dengan lancar, menurut para teknisi NASA.Starliner akan melakukan pembakaran deorbit (deorbit burn) pada pukul 23.17 Eastern Time atau Sabtu pukul 10.17 WIB. Wahana antariksa tersebut dijadwalkan mendarat di White Sands Space Harbor di New Mexico pada Sabtu sekitar pukul 00.03 Eastern Time (pukul 11.03 WIB) untuk mengakhiri misi tersebut.Astronaut NASA Butch Wilmore dan Suni Williams menutup palka Starliner untuk terakhir kalinya pada Kamis (5/9) pukul 13.29 Eastern Time atau Jumat pukul 00.29 WIB. Keduanya berada di dek untuk memantau keberangkatan wahana antariksa tersebut saat melepaskan tambatan dari porta modul Harmony yang menghadap ke depan, papar NASA.Wilmore dan Williams lepas landas menggunakan wahana antariksa Starliner pada 5 Juni untuk penerbangan antariksa berawak pertama wahana itu, dan tiba di ISS pada 6 Juni.Ketika Starliner mendekati laboratorium yang sedang mengorbit tersebut, NASA dan Boeing mengidentifikasi adanya kebocoran helium dan mengalami masalah pada pendorong kendali reaksi wahana antariksa itu.Dua astronaut ini awalnya dijadwalkan akan tinggal di ISS selama delapan hari. Namun, kini keduanya telah menghabiskan waktu selama tiga bulan di luar angkasa.NASA akhirnya memutuskan bahwa memulangkan kedua astronaut tersebut menggunakan Starliner terlalu berisiko. Rencana baru yang akan dijalankan adalah membawa pulang kedua astronaut itu menggunakan wahana antariksa SpaceX Dragon pada Februari 2025, dan memulangkan Starliner ke Bumi tanpa membawa awak.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pesawat amfibi berukuran besar buatan China, AG600, masuki fase ‘batch production’ pertama
Indonesia
•
03 Jul 2024

Penelitian: Alergi berkaitan dengan kondisi kulit
Indonesia
•
07 Dec 2021

China kenalkan teknologi AI mirip neuron otak untuk komputasi efisien generasi baru
Indonesia
•
09 Sep 2025

China rilis peta global pertama terkait amonia di atmosfer yang diamati oleh satelit Fengyun
Indonesia
•
12 Dec 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
