
Rusia rencanakan lebih dari 40 peluncuran luar angkasa pada 2024

Pesawat luar angkasa Soyuz MS-04 milik Rusia lepas landas dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan pada 20 April 2017. (Xinhua/Mikheev)
Wahana peluncuran antariksa super ringan yang dikembangkan oleh Rusia berbahan bakar gas alam cair (liquid natural gas/LNG), dan dapat digunakan kembali (reusable).
Moskow, Rusia (Xinhua) – Rusia berencana melakukan lebih dari 40 peluncuran luar angkasa pada 2024, demikian disampaikan oleh Yury Borisov, direktur jenderal perusahaan antariksa negara Rusia Roscosmos, dalam sebuah sesi wawancara dengan media lokal pada Senin (19/2).Borisov mengatakan penting untuk menghindari segala potensi penundaan peluncuran dan Roscosmos akan terus fokus memfasilitasi koordinasi yang efektif serta stabil di dalam perusahaan tersebut."Tugas utama tahun ini adalah menyelesaikan seluruh program peluncuran," ujarnya.Rusia sedang mengerjakan pengembangan wahana peluncuran antariksa super ringan yang dapat digunakan kembali (reusable), tuturnya, seraya mengungkapkan harapan bahwa negaranya akan segera dapat memperbarui armada wahana peluncurannya dan memulihkan posisinya di pasar global untuk layanan peluncuran luar angkasa.Borisov menuturkan bahwa roket pengangkut ultraringan tersebut akan sepenuhnya dapat digunakan kembali, mirip dengan Amur, roket berbahan bakar gas alam cair (liquid natural gas/LNG), yang sedang dikembangkan.Roket Amur yang berbahan bakar LNG dan roket pengangkut ultraringan tersebut akan berbasis di Kosmodrom Vostochny, sebuah pelabuhan antariksa milik Rusia yang terletak di Timur Jauh, imbuhnya.Kementerian Pertahanan Rusia "juga tertarik pada wahana pengangkut ringan di kelas ini untuk memastikan profitabilitas layanan peluncuran luar angkasa," ungkapnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pusat pengujian tenaga hidrogen utama mulai beroperasi di China barat daya
Indonesia
•
10 Jan 2023

Makam dari periode awal Islam ditemukan di Makkah
Indonesia
•
30 Dec 2019

Robot disinfeksi sterilkan Masjidil Haram 2.000 meter persegi per jam
Indonesia
•
28 Oct 2021

Science and Technology Daily ungkap 10 kemajuan ilmiah teratas China edisi 2023
Indonesia
•
27 Dec 2023


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
