
PBB: 1 juta wanita dan anak perempuan hadapi kelaparan dan kekerasan di Gaza

Seorang anak Palestina terlihat di sebuah tenda untuk para pengungsi di pesisir Gaza City pada 18 Juli 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Wanita dan anak perempuan di Gaza telah kehabisan pasokan dasar, yang sangat penting untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan martabat dasar mereka.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Satu juta wanita dan anak perempuan di Jalur Gaza mengalami kelaparan massal, kekerasan, dan pelecehan, demikian disampaikan oleh Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women) dalam sebuah pernyataan tentang meningkatnya bencana kemanusiaan di Gaza pada Senin (28/7).Malnutrisi meningkat dan layanan-layanan esensial telah lama kolaps, memaksa wanita dan anak perempuan di Gaza untuk menerapkan strategi bertahan hidup yang semakin berbahaya, menurut pernyataan tersebut."Wanita dan anak perempuan di Gaza dihadapkan pada pilihan yang mustahil, yaitu mati kelaparan di tempat penampungan mereka atau pergi mencari makanan dan air dengan risiko ekstrem, yakni mati terbunuh. Anak-anak mereka mati kelaparan di depan mata mereka. Ini mengerikan, tidak bermoral, dan tidak dapat diterima. Ini tidak manusiawi," tutur Direktur Eksekutif UN Women Sima Bahous dalam pernyataan tersebut."Penderitaan ini harus segera diakhiri. Kita membutuhkan akses kemanusiaan tanpa hambatan dalam skala besar dan gencatan senjata permanen yang mengarah pada perdamaian berkelanjutan," ujarnya.Organisasi-organisasi yang dipimpin oleh wanita di Gaza menggambarkan bagaimana wanita merebus sisa makanan untuk memberi makan anak-anak mereka, serta menghadapi risiko terbunuh saat mencari makanan dan air. Para wanita dan anak perempuan telah kehabisan pasokan dasar, yang sangat penting untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan martabat dasar mereka, menurut pernyataan tersebut.
Warga Palestina membawa barang-barang mereka dan mengungsi dari area permukiman al-Tuffah di Gaza City timur pada 29 Juni 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 - WHO dan UNICEF ingatkan penurunan vaksinasi selama pandemik
Indonesia
•
16 Jul 2020

CNN: 7 investigator CDC yang teliti dampak kesehatan insiden kereta tergelincir di Ohio jatuh sakit
Indonesia
•
07 Apr 2023

Tsunami hantam wilayah timur jauh Rusia pascagempa bumi dahsyat
Indonesia
•
30 Jul 2025

Topan Talim mendarat di Provinsi Guangdong, China
Indonesia
•
18 Jul 2023


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
