
Sudan umumkan perpanjang penutupan wilayah udara

Sebuah pesawat perang tentara Sudan terlihat dalam bentrokan di Kota Bahri, sebelah utara Khartoum, Sudan, pada 11 Mei 2023. (Xinhua/Mohamed Khidir)
Wilayah udara Sudan telah ditutup sejak pecahnya bentrokan pada 15 April karena sistem navigasi udara di Bandar Udara Internasional Khartoum terpengaruh oleh bentrokan antara dua pihak yang berseteru di daerah sekitar bandara tersebut.
Khartoum, Sudan (Xinhua) – Otoritas Penerbangan Sipil Sudan pada Sabtu (13/5) memperpanjang penutupan wilayah udara Sudan hingga 23 Mei di tengah berlanjutnya konflik bersenjata antara Militer Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF)."Otoritas Penerbangan Sipil telah memutuskan untuk memperpanjang penutupan wilayah udara Sudan hingga 23 Mei, kecuali untuk bantuan kemanusiaan dan evakuasi warga negara asing," kata otoritas tersebut dalam sebuah notice to airmen (NOTAM) pada Sabtu itu.Sejak pecahnya bentrokan tersebut pada 15 April, wilayah udara Sudan telah ditutup karena sistem navigasi udara di Bandar Udara Internasional Khartoum terpengaruh oleh bentrokan antara dua pihak yang berseteru di daerah sekitar bandara tersebut, menurut otoritas itu.
Orang-orang menunggu untuk dievakuasi di dekat sebuah bandara di Omdurman, Sudan, pada 26 April 2023. (Xinhua)
Foto yang diabadikan pada 15 April 2023 ini menunjukkan kepulan asap di Khartoum, ibu kota Sudan. (Xinhua/Mohamed Khidir)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UA serukan upaya bersama atasi ancaman perdamaian dan keamanan yang meningkat di Afrika
Indonesia
•
25 Sep 2024

Rusia kritik keras reaksi berlebihan AS terkait balon udara China
Indonesia
•
08 Feb 2023

COVID-19 – WHO: Pandemik kacaukan layanan kesehatan di lebih 118 negara
Indonesia
•
08 Feb 2022

Putin akan calonkan diri dalam pemilu presiden 2024
Indonesia
•
09 Dec 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
