
Italia setujui produksi ‘wine’ rendah alkohol dan bebas alkohol

Botol-botol 'wine' dari Italia dipamerkan di area ekshibisi Produk Pangan dan Pertanian dalam Pameran Impor Internasional China (China International Import Expo/CIIE) ketiga di Shanghai, China timur, pada 7 November 2020. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Wine rendah alkohol dan bebas alkohol diperkirakan akan tumbuh lebih dari 10 persen setiap tahunnya selama satu dekade ke depan, meningkat dari 2,57 miliar dolar AS pada tahun ini ke angka 6,94 miliar dolar AS per 2034.
Roma, Italia (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Italia telah memberikan lampu hijau bagi produsen-produsen minuman anggur (wine) di negara itu untuk memproduksi wine rendah alkohol dan bebas alkohol sembari tetap memakai kata ‘wine’ pada labelnya.Keputusan tersebut, yang disetujui pada Senin (23/12) oleh Kementerian Pertanian Italia, menandai berakhirnya proses yang telah berjalan selama dua tahun untuk melegalkan produksi di sektor yang berkembang pesat ini. Sebelumnya, regulasi Italia mewajibkan jus anggur yang difermentasi mengandung setidaknya 8,5 persen alkohol untuk bisa diberi label ‘wine’.Namun, tidak seperti negara-negara penghasil wine terkemuka lainnya, wine rendah alkohol dan bebas alkohol di Italia tidak akan memenuhi syarat untuk status ‘Wine dengan Denominasi Asal yang Dilindungi’ (Protected Denomination of Origin/PDO). Pembatasan ini berlaku untuk kategori wine paling ikonis di Italia, seperti Chianti, Barolo, Brunello, Amarone, dan Prosecco. Pedoman PDO menetapkan serangkaian karakteristik penting dari wine-wine tersebut, termasuk kandungan alkohol minimum.
Foto yang diabadikan pada 5 Oktober 2023 ini menunjukkan ruang penyimpanan <em>wine</em> milik produsen wine Italia Tenuta Perano di Gaiole in Chianti di Provinsi Siena, wilayah Tuscany, Italia. (Xinhua/Guo Wendi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bank of Finland dan Kemenkeu Finlandia umumkan resesi
Indonesia
•
20 Dec 2023

Inflasi Juni 2025 terjaga
Indonesia
•
04 Jul 2025

Pariwisata Selandia Baru tunjukkan pemulihan berkelanjutan
Indonesia
•
08 Mar 2024

Jaringan Studi Sabuk dan Jalur Sutra gelar pertemuan Dewan Inisiator 2022
Indonesia
•
28 Dec 2022


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
