
Ilmuwan China identifikasi spesies dinosaurus ‘Sauropoda’ baru di China barat daya

Foto kombinasi yang disediakan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) ini menunjukkan foto (atas) dan sketsa dasar (bawah) dari fosil kerangka dinosaurus 'Xingxiulong yueorum' yang awalnya ditemukan di Kota Lufeng, Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xinhua/Akademi Ilmu Pengetahuan China)
Xingxiulong yueorum berukuran panjang 8 hingga 10 meter, dibandingkan dengan spesies sebelumnya yang memiliki panjang 4 hingga 5 meter.
Kunming, China (Xinhua/Indonesia Window) – Para ilmuwan China berhasil mengidentifikasi spesies baru dinosaurus sauropoda dari periode Jura Awal, yang diberi nama Xingxiulong yueorum, berdasarkan fosil kerangka yang ditemukan di Provinsi Yunnan, China barat daya.Spesimen fosil dinosaurus tersebut awalnya ditemukan pada 2015 di Kota Lufeng. Spesimen itu merupakan kerangka yang berada dalam kondisi baik dan terletak pada bagian belakang kepala, memanjang dari vertebra dorsal kedua hingga vertebra ekor ke-20, bersama dengan tulang belikat kiri dan tulang penopang (girdle) serta tungkai belakang yang hampir lengkap.Para ilmuwan meyakini bahwa makhluk itu termasuk dalam kelompok Xingxiulong dari periode Jura Awal dan memiliki beberapa kesamaan dengan Xingxiulong chengi yang ditemukan sebelumnya, seperti memiliki empat tulang sakrum. Namun, fosil tersebut juga memiliki fitur uniknya sendiri, seperti tepi dorsal astragalus yang datar dan dua falang yang mengeras pada jari kaki kelima.Selain itu, spesies baru tersebut berukuran lebih besar, dengan perkiraan panjang 8 hingga 10 meter, dibandingkan dengan spesies sebelumnya yang memiliki panjang 4 hingga 5 meter.Penemuan ini telah dipublikasikan secara daring dalam jurnal internasional Historical Biology pada Februari.Peneliti utama You Hailu dari Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) mengatakan bahwa penemuan ini meningkatkan keberagaman dinosaurus di China barat daya sekaligus memberikan bukti baru untuk studi evolusi dinosaurus sauropoda.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah uji jalan kendaraan B40 awal Februari 2022
Indonesia
•
17 Jan 2022

Mineral tanah jarang yang baru ditemukan di Mongolia Dalam merupakan ‘logam magnet’
Indonesia
•
21 Jul 2025

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Tim ilmuwan di Australia kembangkan cip nanofluida dengan jalur memori seperti otak
Indonesia
•
11 Oct 2025


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
