
Zelensky siap patuhi gencatan senjata energi dengan Rusia

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan 'drone' dan rudal besar-besaran oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua/Li Dongxu)
Rusia telah setuju untuk menangguhkan serangan terhadap fasilitas energi Ukraina hingga 1 Februari menyusul permintaan Trump.
Kiev, Ukraina (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Ukraina siap mematuhi gencatan senjata energi dengan Rusia yang mulai berlaku semalam pada Jumat (30/1), demikian dilaporkan kantor berita Ukrinform.
"Ukraina siap menerapkan sikap menahan diri dari serangan, dan hari ini kami tidak menyerang fasilitas energi Rusia," ujar Zelensky dalam pidato malam harinya.
Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengusulkan jeda selama sepekan dalam serangan terhadap infrastruktur energi.
Pada Kamis (29/1), Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia telah meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menahan diri dan tidak menyerang ibu kota Ukraina dan kota-kota lainnya selama sepekan akibat cuaca dingin yang parah.
Sebelumnya pada Jumat, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia telah setuju untuk menangguhkan serangan terhadap fasilitas energi Ukraina hingga 1 Februari menyusul permintaan Trump, menurut kantor berita Ukraina, RBC.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Pakar sebut kepentingan Turkiye dan Iran menyatu untuk atasi konflik Gaza
Indonesia
•
30 Nov 2023

AP: Setahun berlalu, investigasi penembakan Uvalde masih berlangsung
Indonesia
•
24 May 2023

Trump sebut AS bisa rebut Pulau Kharg di Iran
Indonesia
•
30 Mar 2026

AS pastikan dukungan untuk keamanan di Timur Tengah
Indonesia
•
22 Nov 2021


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion
Indonesia
•
12 May 2026

Menteri kabinet senior Inggris desak PM Starmer tetapkan jadwal pengunduran dirinya
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026
