
Aktuator buatan dalam negeri China tingkatkan kinerja teleskop FAST

Foto panorama dari udara yang diabadikan pada 26 Juli 2023 ini menunjukkan Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China di Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Ou Dongqu)
Aktuator yang dikembangkan secara mandiri oleh China telah diaplikasikan pada Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik negara tersebut dan telah beroperasi dengan baik selama beberapa bulan tanpa gangguan.
Beijing, Jepang (Xinhua) – Aktuator yang dikembangkan secara mandiri oleh China telah diaplikasikan pada Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik negara tersebut dan telah beroperasi dengan baik selama beberapa bulan tanpa gangguan.Terdapat lebih dari 2.000 permukaan cermin pada teleskop tersebut, dan fungsi utama dari aktuator ini adalah menyesuaikan sudut permukaan cermin secara kontinu, menjamin bahwa teleskop itu berfungsi pada kapasitas optimalnya.Namun, mengingat adanya kebutuhan untuk beroperasi selama 24 jam penuh tanpa gangguan di lingkungan luar ruangan yang keras, aktuator ini memerlukan keandalan dan daya tahan yang sangat tinggi dalam hal masa pakai dan kinerjanya.Setelah bekerja keras selama dua tahun, Akademi Teknologi Kendaraan Peluncur China akhirnya berhasil mengatasi tantangan-tantangan teknis dan sukses mengembangkan aktuator yang memiliki keandalan tinggi, masa pakai yang lebih lama, minim suara, dan emisi panas yang rendah.Aktuator baru ini kini telah memenuhi persyaratan operasional proyek FAST setelah dioptimalkan. Selanjutnya, tim proyek akan berupaya untuk semakin meningkatkan kinerja aktuator itu, dengan fokus pada diagnosis kesalahan pintar.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Teknologi pertanian hemat air China untungkan negara-negara BRI
Indonesia
•
02 May 2023

Sistem restorasi jaringan listrik otonomos berteknologi AI pertama China sukses diuji coba
Indonesia
•
05 Mar 2025

COVID-19 - Peneliti Taiwan temukan antibodi COVID-19
Indonesia
•
29 May 2020

Taikonaut Shenzhou-16 China siap kembali ke Bumi usai rampungkan serah terima kendali di orbit
Indonesia
•
31 Oct 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
