Moskow tepis klaim bahwa Rusia timbulkan ancaman keamanan bagi Moldova

Sejumlah orang berjalan di dekat gedung Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow pada 28 Maret 2022. (Xinhua/Bai Xueqi)
Ancaman keamanan nasional Moldova oleh Rusia diyakini muncul setelah pernyataan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky perihal "rencana Rusia untuk mengganggu kestabilan negara tersebut" dan diduga telah dikonfirmasi oleh sejumlah lembaga di Moldova.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Rusia tidak menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional Moldova, dan tidak berniat mengganggu kestabilan situasi di negara tersebut, kata Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia pada Selasa (14/2)."Kami dengan tegas membantah tudingan mengenai dugaan keinginan Rusia untuk 'merusak' situasi di Moldova," ujar Juru Bicara Kemenlu Rusia Maria Zakharova.Zakharova menuturkan bahwa Rusia mendukung kerja sama bilateral yang saling menguntungkan berbasis kesetaraan dengan Moldova.Kemenlu Rusia menyerukan kepada pihak berwenang Moldova agar "menunjukkan sikap kenegarawanan" dan bertindak demi kepentingan warga dan negaranya, alih-alih "tunduk pada provokasi eksternal."Dalam konferensi pers pada Senin (13/2), Presiden Moldova Maia Sandu mengeklaim bahwa pernyataan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky perihal "rencana Rusia untuk mengganggu kestabilan negara tersebut" diduga telah dikonfirmasi oleh sejumlah lembaga di Moldova.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi tangguhkan penerbangan internasional selama sepekan
Indonesia
•
21 Dec 2020

Perusahaan China mulai konstruksi struktur utama 5 pencakar langit di New Alamein, Mesir
Indonesia
•
01 Aug 2022

China desak diakhirinya upaya menghasut konfrontasi regional
Indonesia
•
02 Feb 2023

China: Mayoritas negara Asia-Pasifik tak sambut baik upaya ekspansi NATO
Indonesia
•
06 Jun 2023
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
