
Australia bela Palestina, tiga warga dan empat entitas Israel kena sanksi

Warga Palestina memeriksa kerusakan setelah ekskavator Israel menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal Palestina di kota Hebron (Al-Khalil), Tepi Barat selatan, pada 18 Februari 2026. (Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Kekerasan pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat hanya akan merongrong keamanan Israel sendiri dan kedudukannya di dunia.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Australia pada Selasa (2/6) menjatuhkan sanksi kepada tiga individu dan empat entitas Israel sebagai respons atas meningkatnya kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Dalam sebuah pernyataan saat mengumumkan sanksi tersebut, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan kekerasan pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat hanya akan merongrong keamanan Israel sendiri dan kedudukannya di dunia.
Menurut Wong, individu dan entitas tersebut akan dikenai sanksi keuangan, sehingga warga Australia dilarang memberikan uang atau aset kepada mereka, dan individu tersebut akan dilarang memasuki Australia.
"Untuk pertama kalinya, entitas-entitas yang dikenai sanksi kini mencakup pos-pos pertanian terpencil yang menjadi basis kekerasan oleh para pemukim," kata Wong.
"Kekerasan yang dilakukan para pemukim digunakan untuk menggusur warga Palestina dan melancarkan proyek pemukiman, melalui penghancuran properti, penggusuran warga, pemukulan, pelecehan seksual, dan penyiksaan, yang mengakibatkan cedera serius dan bahkan kematian," tambah Wong.
Wong mengatakan Australia telah berkoordinasi dengan para mitra, termasuk Selandia Baru, dalam memberlakukan sanksi ini, dan penerapan sanksi tersebut mencerminkan komitmen Australia terhadap keamanan dan masa depan Israel dan Palestina.
Pada Mei, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bergabung dengan pemimpin Inggris, Italia, Prancis, Jerman, Kanada, Norwegia, Belanda, dan Selandia Baru untuk menyerukan penghentian aktivitas pemukiman Israel di Tepi Barat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Haji1441 - 60.000 petugas keamanan layani jamaah dari 160 negara
Indonesia
•
31 Jul 2020

Opini – AS hanya inginkan ‘bawahan setia’ bukan ‘sekutu’ (Bagian 2 - selesai)
Indonesia
•
31 May 2023

Rusia sebut pasukan Ukraina di Kursk dimobilisasi untuk serangan baru
Indonesia
•
20 Aug 2024

Netanyahu sebut pengiriman senjata dari AS turun drastis beberapa bulan terakhir
Indonesia
•
25 Jun 2024


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
