China akan luncurkan taikonaut baru ke stasiun luar angkasa pada Oktober 2024

Gambar tangkapan layar yang diambil di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center) pada 3 Juli 2024 ini menunjukkan dua taikonaut Shenzhou-18, Li Cong (atas) dan Ye Guangfu, sedang melakukan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA). (Xinhua/Guo Zhongzheng)
Awak Shenzhou-18, yang berada di stasiun luar angkasa China Tiangong yang mengorbit, akan merampungkan misi antariksa enam bulan mereka pada Oktober ini dan memulai perjalanan kembali ke Bumi.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China dijadwalkan akan meluncurkan pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-19 dan menyambut para taikonaut Shenzhou-18 kembali ke Bumi pada akhir Oktober, demikian menurut Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA).Menurut rencana misi Oktober yang dirilis oleh badan tersebut pada pekan ini, awak Shenzhou-18, yang berada di stasiun luar angkasa China Tiangong yang mengorbit, akan merampungkan misi antariksa enam bulan mereka pada Oktober ini dan memulai perjalanan kembali ke Bumi.Awak Shenzhou-18 terdiri dari tiga taikonaut pria, yaitu Ye Guangfu, Li Cong, dan Li Guangsu. Tiga taikonaut tersebut diberangkatkan ke luar angkasa pada 25 April lalu.Selama liburan Hari Nasional yang berlangsung sepekan, awak Shenzhou-18 berusaha keras untuk menjaga keseimbangan kehidupan kerja yang teratur dan terencana. Namun, waktu mereka sebagian besar digunakan untuk beban kerja yang berat, termasuk melakukan eksperimen ilmiah, pengumpulan data, dan persiapan kedatangan kru baru serta serah terima pekerjaan.Menurut rekaman baru-baru ini yang dirilis oleh China Media Group, ketiga taikonaut Shenzhou-18 mengungkapkan kegembiraan mereka atas "reuni" yang akan datang di stasiun luar angkasa. Mereka mengatakan bahwa mereka akan membersihkan "ruangan," menyiapkan "makanan untuk reuni," dan memastikan para pendatang baru "merasa seperti di rumah sendiri."Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi baru kaitkan badai debu super dan umpan balik radiatif aerosol
Indonesia
•
22 Aug 2023

Pesawat Y12F China kantongi sertifikat tipe dari EASA
Indonesia
•
19 Jul 2023

Ilmuwan eksplorasi peta jalan produksi beras global yang lebih hijau
Indonesia
•
17 Dec 2021

Insinyur Australia kembangkan bahan bangunan daur ulang, jejak karbon seperempat dari bahan konvensional
Indonesia
•
23 Sep 2025
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
