Beijing targetkan kapasitas komputasi 200.000 PFLOP pada 2027 untuk dorong pertumbuhan AI

Seorang anak mengamati sebuah produk edukasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terbaru dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2025 di Beijing, ibu kota China, pada 11 September 2025. (Xinhua/Xiao Xiao)

Beijing berencana mengakumulasi total kapasitas komputasi sekitar 200.000 petaflop pada 2027, sebagai bagian dari upaya kota tersebut untuk mendukung perkembangan pesat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan industri digital lainnya.

 

Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Beijing berencana mengakumulasi total kapasitas komputasi sekitar 200.000 petaflop pada 2027, sebagai bagian dari upaya kota tersebut untuk mendukung perkembangan pesat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan industri digital lainnya.

Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan oleh Biro Ekonomi dan Teknologi Informasi Kota Beijing pada Kamis (22/1), Zhang Jinrui, wakil direktur divisi industri digital, mengumumkan bahwa Beijing akan membangun sebuah sistem pasokan komputasi lintas daerah, mengembangkan klaster komputasi skala besar di Provinsi Hebei dan Kota Tianjin yang berdekatan, yang keduanya berada di China utara, melalui kemitraan dengan operator telekomunikasi dan perusahaan internet, serta memperluas koridor pasokan di Daerah Otonom Mongolia Dalam di China utara, dan di Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia dan Provinsi Qinghai, yang keduanya berada di China barat laut, untuk mengumpulkan sumber daya berkualitas tinggi bagi pelatihan model AI dasar.

Satu PFLOP, atau petaflop, setara dengan 1 kuadriliun operasi titik mengambang (floating-point) per detik.

Zhang mengatakan bahwa pada 2026, Beijing juga akan mendorong transformasi hijau untuk 40 pusat data yang sudah ada.

Sejak 2023, Beijing telah mengalokasikan lebih dari 700 juta yuan dalam bentuk subsidi komputasi, mengurangi biaya komputasi untuk hampir 100 perusahaan hingga lebih dari 15 persen dan meningkatkan pemanfaatan komputasi secara keseluruhan menjadi lebih dari 85 persen, ujar Zhang. 

*1 yuan = 2.417 rupiah

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait