Lebih dari 1000 bilah bambu kuno dipamerkan di museum China

Bilah-bilah bambu dipamerkan di aula baru museum bilah bambu Gansu di Lanzhou, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 7 September 2023. (Xinhua/Lang Bingbing)
Bilah bambu kuno yang berasal dari sekitar 2.000 tahun lalu pada masa Dinasti Han (202 SM-220 M) dapat terpelihara dengan lebih baik di Provinsi Gansu, China barat laut, karena daerah ini memiliki iklim yang kering.
Lanzhou, China (Xinhua) – Aula pameran baru di sebuah museum bilah bambu di Provinsi Gansu, China barat laut, dibuka pada Kamis (7/9), dengan menampilkan lebih dari 1.000 bilah bambu kuno.Sebagian besar dari bilah bambu ini dipamerkan untuk pertama kalinya sejak ditemukan, termasuk yang berasal dari sekitar 2.000 tahun lalu pada masa Dinasti Han (202 SM-220 M), ungkap Yang Mei, wakil kurator museum bilah bambu Gansu di Lanzhou, ibu kota Provinsi tersebut.Bilah-bilah bambu, yang masing-masing berisi kolom vertikal sempit bertuliskan puluhan aksara, dapat diklasifikasikan sebagai bentuk buku paling awal di China. Bilah bambu tersebut dahulu merupakan benda paling penting untuk media tulis sebelum kertas ditemukan. Sepotong bilah bambu, atau bahkan sebuah aksara yang tertulis di atasnya, dapat memberikan petunjuk penting dalam membantu memecahkan teka-teki arkeologis, yang dapat mengungkap peristiwa sejarah yang belum diketahui."Aula baru ini akan menampilkan bilah-bilah bambu ke dunia luar sekaligus menjadi platform serta sarana tambahan bagi publik untuk memahami budaya tradisional China," kata Zhu Jianjun, kurator museum itu.Aula baru museum tersebut akan resmi dibuka untuk umum pada Sabtu (9/9).Terletak di sepanjang Koridor Hexi, bagian dari Jalur Sutra kuno di China barat laut, Gansu memiliki iklim yang kering, sehingga bilah bambu kuno dapat terpelihara dengan lebih baik di sana. Data terkini menunjukkan bahwa lebih dari 60.000 bilah bambu kuno telah digali di provinsi tersebut, yang sebagian besarnya berasal dari Dinasti Han.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Satelit eksplorasi matahari pertama China capai kemajuan
Indonesia
•
31 Aug 2022

Pesawat amfibi AG600 China selesaikan uji kecepatan lepas landas minimum
Indonesia
•
26 Oct 2024

Studi: Pemanasan global ubah pola curah hujan dan hujan salju ekstrem di belahan Bumi Utara
Indonesia
•
31 Oct 2025

Desa-desa di pegunungan China gunakan energi ramah lingkungan, pangkas emisi karbon
Indonesia
•
10 Nov 2023
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
