
Terbanyak dalam 20 tahun lebih, 5 sarang buaya Siam langka ditemukan di Kamboja

Foto yang diabadikan pada 25 Mei 2024 ini menunjukkan para pakar konservasi menemukan sejumlah telur buaya Siam di Provinsi Koh Kong, Kamboja. (Xinhua/Fauna & Flora/Hor Leng)
Buaya Siam dicantumkan sebagai spesies kritis terancam punah (critically endangered) dalam Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN), dengan jumlah populasi hanya sekitar 1.000 ekor di seluruh dunia, yang lebih dari 300 ekor di antaranya hidup di Kamboja.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua/Indonesia Window) – Lima sarang buaya Siam (Crocodylus siamensis), spesies yang hampir punah, ditemukan di Taman Nasional Cardamom, Kamboja. Ini merupakan jumlah sarang terbanyak yang pernah ditemukan dalam lebih dari 20 tahun, menurut pernyataan sebuah kelompok konservasionis dalam siaran pers bersama pada Kamis (18/7)."Kelima sarang ini berisi 106 telur, 66 di antaranya telah dibuahi, dan para jagawana serta masyarakat memantaunya dengan saksama," demikian bunyi siaran pers tersebut. "Hasilnya, sebanyak 60 telur buaya Siam berhasil menetas antara 27 hingga 30 Juni 2024."Buaya Siam dicantumkan sebagai spesies kritis terancam punah (critically endangered) dalam Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN), dengan jumlah populasi hanya sekitar 1.000 ekor di seluruh dunia, yang lebih dari 300 ekor di antaranya hidup di Kamboja, demikian menurut siaran pers tersebut."Penemuan ini mengindikasikan bahwa area itu merupakan habitat utama bagi buaya di alam liar, dan memberikan harapan untuk pemulihan spesies tersebut," ungkap siaran pers itu lebih lanjut.Menteri Lingkungan Hidup Kamboja Eang Sophalleth mengatakan bahwa kementeriannya sedang mengupayakan konservasi dan restorasi habitat buaya yang sangat terancam punah ini.
Foto yang diabadikan pada 27 Juni 2024 ini menunjukkan seekor anak buaya Siam yang baru menetas di Provinsi Koh Kong, Kamboja. (Xinhua/Fauna & Flora/Bros Pov)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China gunakan model bahasa protein AI untuk ungkap misteri evolusi kehidupan
Indonesia
•
09 Oct 2025

Kereta urban bertenaga hidrogen pertama buatan China tuntaskan uji coba
Indonesia
•
24 Mar 2024

China serahkan ‘batc’h pertama pesawat pemadam kebakaran MA60 kepada pelanggan
Indonesia
•
28 Aug 2024

China rilis standar nasional untuk terminologi kedokteran hewan tradisional
Indonesia
•
27 Aug 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
