
Cuaca diperkirakan mendukung saat peluncuran wahana antariksa berawak Shenzhou-19

Foto yang diabadikan pada 22 Oktober 2024 ini menunjukkan kombinasi wahana antariksa berawak Shenzhou-19 dan roket pengangkut Long March-2F dipindahkan ke area peluncuran. (Xinhua/Wang Jiangbo)
China akan meluncurkan wahana antariksa berawak Shenzhou-19 dalam waktu dekat, dengan kombinasi Shenzhou-19 dan roket pengangkut Long March-2F telah dipindahkan ke area peluncuran.
Jiuquan, China (Xinhua/Indonesia Window) – Cuaca pada hari peluncuran wahana antariksa berawak Shenzhou-19 diperkirakan akan mendukung, dengan semua kondisi meteorologi memenuhi persyaratan misi, demikian menurut Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada Senin (28/10).China akan meluncurkan wahana antariksa berawak Shenzhou-19 dalam waktu dekat, dengan kombinasi Shenzhou-19 dan roket pengangkut Long March-2F telah dipindahkan ke area peluncuran.Misi antariksa berawak Shenzhou-19 telah menyelesaikan tahap latihan gabungan terakhirnya sebelum peluncuran dan pemeriksaan kedap udara di seluruh sistem. Kombinasi roket dan wahana antariksa tersebut telah menyelesaikan uji kinerja kelistrikan, dan para astronaut serta semua sistem di lokasi peluncuran telah melaksanakan latihan peluncuran, dengan segala sesuatunya dilaporkan dalam kondisi baik, menurut pusat peluncuran itu.Ren Fengjie, seorang pejabat dari departemen meteorologi pusat peluncuran tersebut, mengatakan kepada Xinhua bahwa misi peluncuran ini akan berlangsung pada akhir musim gugur dan awal musim dingin, dengan suhu malam hari yang rendah di lokasi peluncuran. Para staf meteorologi telah melakukan pemeriksaan status peralatan utama sejak sebulan yang lalu, dan melakukan tinjauan historis serta analisis cuaca khusus untuk angin kencang, curah hujan, dan suhu rendah.Dalam beberapa hari terakhir, mereka terus memantau cuaca dan menganalisis data meteorologi secara real-time. Berdasarkan perubahan kondisi cuaca di lokasi peluncuran dan daerah sekitarnya, serta elemen-elemen cuaca utama, mereka meletakkan dasar yang kuat untuk prakiraan cuaca saat momen peluncuran, dan menyediakan layanan meteorologi yang akurat serta andal untuk mendukung misi tersebut, jelas Ren.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan temukan tabung nano karbon berdinding tunggal dan karbon grafit di sampel Bulan Chang'e-6
Indonesia
•
21 Jan 2026

Studi baru ungkap manfaat molekuler dari olahraga untuk proses penuaan yang sehat
Indonesia
•
30 Jun 2025

Situs prasejarah berusia 13.200 tahun ditemukan di China timur
Indonesia
•
08 Jan 2023

Satelit Fengyun-3F China mulai layanan operasional
Indonesia
•
02 Jul 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
