China himpun pertanyaan ilmiah secara global terkait eksplorasi ‘deep space’

Foto yang dirilis pada 1 Januari 2022 oleh Badan Antariksa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) ini menunjukkan foto sebuah pengorbit dan planet Mars. (Xinhua/CNSA)
Eksplorasi deep space China akan menjalankan sejumlah misi prioritas berdasarkan saran yang dikumpulkan dari para peneliti eksplorasi antariksa, amatir, dan remaja dari seluruh dunia.
Beijing, China (Xinhua) – Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) mulai menghimpun pertanyaan ilmiah penting dari seluruh dunia terkait eksplorasi antariksa dalam (deep space) pada Kamis (24/11).Penghimpunan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan eksplorasi deep space, membentuk sebuah konsensus internasional tentang pertanyaan ilmiah di bidang ini, serta memecahkan masalah dan tantangan bersama yang dihadapi umat manusia, imbuh CNSA.Dengan tema ‘Menghimpun Kearifan, Membentuk Masa Depan’ (Gather Wisdom, Shape the Future), acara ini terbuka untuk para peneliti eksplorasi antariksa, amatir, dan remaja dari seluruh dunia. Acara ini akan berlangsung hingga 31 Januari 2023.CNSA akan menyusun misi-misi prioritas dalam eksplorasi deep space China berdasarkan saran-saran yang terhimpun tersebut, katanya.
Foto yang dirilis pada 11 Juni 2021 oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) ini menunjukkan swafoto (selfie) dari wahana penjelajah (rover) Mars pertama China, Zhurong, bersama platform pendaratannya. (Xinhua/CNSA)
Laboratorium deep space
Beberapa waktu lalu, laboratorium eksplorasi antariksa dalam (deep space) China meluncurkan program rekrutmen kampus, yang bertujuan untuk menarik lebih banyak talenta muda mengabdikan diri pada eksplorasi luar angkasa negara itu, menurut Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA).Didirikan bersama oleh CNSA, Provinsi Anhui, dan Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China, laboratorium tersebut berkantor pusat di Hefei, ibu kota Anhui. Laboratorium itu mulai beroperasi pada Juni tahun ini.Program rekrutmen tersebut diutamakan untuk lulusan 2023. Sebanyak 36 posisi di bidang komputasi, otomatisasi, pesawat terbang, dan kecerdasan buatan terbuka untuk berbagai jurusan antara lain ilmu antariksa, ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan, desain pesawat terbang, komputasi, kecerdasan buatan, dan otomatisasi.Sejak didirikan, laboratorium tersebut melaksanakan penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi yang berfokus pada proyek-proyek nasional utama di bidang eksplorasi antariksa, termasuk eksplorasi Bulan dan Mars.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Mongolia tanam 84 juta pohon sejak 2021 guna perangi penggurunan
Indonesia
•
11 Oct 2024

Dua ilmuwan AS raih Penghargaan Nobel Fisiologi atau Kedokteran 2024 atas penemuan terkait microRNA
Indonesia
•
08 Oct 2024

Kosmonaut Rusia uji coba ‘printer’ 3D di orbit luar angkasa
Indonesia
•
09 Dec 2022

India tertarik teknologi Indonesia untuk gasifikasi batu bara bawah permukaan
Indonesia
•
07 Sep 2020
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
