
DeepSeek luncurkan model AI baru dengan efisiensi tinggi dan kinerja unggul

Seorang pengguna membuka aplikasi DeepSeek di ponsel pada 17 Februari 2025. (Xinhua)
DeepSeek-V3.2-Speciale, yang berdaya komputasi tinggi, melampaui GPT-5 dan menunjukkan kemampuan penalaran yang setara dengan Gemini-3.0-Pro.
Hangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Perusahaan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) China, DeepSeek, secara resmi meluncurkan dua model baru pada Senin (1/12) malam waktu setempat, yaitu DeepSeek-V3.2 dan varian berdaya komputasi tingginya, DeepSeek-V3.2-Speciale.Dengan menerapkan protokol pemelajaran pengukuhan (reinforcement learning) yang solid dan meningkatkan komputasi pascapelatihan, DeepSeek-V3.2 memiliki kinerja yang setara dengan GPT-5, ungkap perusahaan itu. Model AI tersebut menyeimbangkan efisiensi komputasional yang tinggi sekaligus mempertahankan kemampuan penalaran dan kinerja agen yang unggul.Persaingan di antara perusahaan-perusahaan teknologi global terkemuka di bidang model AI semakin memanas. Pada Agustus, OpenAI meluncurkan model andalannya, GPT-5, yang digambarkan sebagai model paling cerdas dan paling cepat yang pernah mereka kembangkan. Dan pada November, Google merilis sistem AI terbarunya, Gemini-3.0-Pro.DeepSeek-V3.2-Speciale, yang berdaya komputasi tinggi, melampaui GPT-5 dan menunjukkan kemampuan penalaran yang setara dengan Gemini-3.0-Pro, sebut sebuah makalah yang dirilis oleh DeepSeek. DeepSeek-V3.2-Speciale meraih prestasi medali emas dalam Olimpiade Matematika Internasional (International Mathematical Olympiad) 2025 dan Olimpiade Informatika Internasional (International Olympiad in Informatics) 2025.Terobosan teknis utama di baliknya adalah mekanisme DeepSeek Sparse Attention, yang secara signifikan mengurangi kompleksitas komputasional sembari tetap mempertahankan kinerja model dalam skenario konteks panjang.Didirikan pada Juli 2023, DeepSeek berfokus pada penelitian dan pengembangan model bahasa besar serta teknologi AI multimodal.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

12 patung penjaga pintu ditemukan di Angkor, Kamboja
Indonesia
•
30 Oct 2024

Tim ilmuwan Australia temukan bukti bentuk langka bintang yang meledak tanpa lubang hitam
Indonesia
•
06 Apr 2026

Peneliti China usulkan konsep pompa ekologis terumbu karang untuk fasilitasi studi
Indonesia
•
14 Aug 2023

Peneliti Spanyol gunakan ‘drone’ dan AI untuk identifikasi gandum yang tahan terhadap perubahan iklim
Indonesia
•
01 May 2026


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
