
OCA buka pintu bagi 500 atlet Rusia dan Belarus di Asian Games Hangzhou, tetap tunggu lampu hijau IOC

Gambar ini menunjukkan maskot Asian Games ke-19 Hangzhou 2022 (dari kiri ke kanan) Chenchen, Congcong, dan Lianlian, yang diresmikan oleh Komite Penyelenggara Asian Games Hangzhou (Hangzhou Asian Games Organising Committee/HAGOC) di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 3 April 2020. (Xinhua/HAGOC)
Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) dalam kebijakannya menyetujui para atlet dari Rusia dan Belarus berkompetisi di Asian Games ke-19 di Hangzhou, China, yang akan bertanding sebagai atlet independen dan berada di bawah bendera netral.
Bangkok, Thailand (Xinhua) – Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) dalam kebijakannya menyetujui para atlet dari Rusia dan Belarus berkompetisi di Asian Games ke-19 di Hangzhou, China, tetapi keputusan akhir berada di tangan Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC).Delegasi dari 45 Komite Olimpiade nasional atau regional pada Majelis Umum OCA ke-42 yang digelar di Bangkok pada Sabtu (8/7) diberitahukan bahwa kedua negara akan berkompetisi sebagai netral independen di Paris 2024 hanya jika IOC memberi lampu hijau, tidak lebih dari 500 atlet dalam 12 cabang perorangan dari Rusia dan Belarus akan diizinkan berkompetisi di Asian Games.
Para delegasi menghadiri Kongres Dewan Olimpiade Asia (Olympic Council of Asia/OCA) ke-42 di Bangkok, Thailand, pada 8 Juli 2023. (Xinhua/Wang Teng)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jepang mulai putaran ke-8 pembuangan air limbah terkontaminasi nuklir Fukushima ke laut
Indonesia
•
09 Aug 2024

Tiongkok akan lanjutkan pembangunan yang harmonis
Indonesia
•
16 Mar 2023

PBB: 1,5 juta orang tinggalkan Ukraina sejak perang dimulai
Indonesia
•
06 Mar 2022

China protes sanksi AS terhadap perusahaan China terkait Rusia
Indonesia
•
10 May 2024


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion
Indonesia
•
12 May 2026

Menteri kabinet senior Inggris desak PM Starmer tetapkan jadwal pengunduran dirinya
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026
