
Pemerintah AS rilis kumpulan dokumen baru terkait pembunuhan JFK

Sejumlah orang berjalan melewati gedung Arsip Nasional AS di Washington DC, Amerika Serikat, pada 26 Oktober 2017. (Xinhua/Yin Bogu)
Dokumen terkait pembunuhan JFK dirilis oleh pemerintah Amerika Serikat, terdiri atas lebih dari 13.000 dokumen berisi informasi yang baru dirilis terkait undang-undang yang diloloskan oleh Kongres pada 1992.
Washington, AS (Xinhua) – Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Kamis (15/12) merilis kumpulan dokumen baru terkait pembunuhan mantan presiden John F Kennedy (JFK).Arsip Nasional AS mengunggah lebih dari 13.000 dokumen berisi informasi yang baru dirilis terkait undang-undang yang diloloskan oleh Kongres pada 1992.Dengan perilisan pada Kamis itu, lebih dari 97 persen dokumenya dalam Kumpulan Catatan Pembunuhan JFK kini telah tersedia, menurut badan federal tersebut.Presiden AS Joe Biden mengatakan dalam sebuah memo pada Kamis bahwa semua informasi dalam dokumen mengenai pembunuhan tersebut harus diungkapkan "kecuali jika ada alasan yang sangat kuat untuk tidak melakukannya.""Tragedi nasional yang mendalam atas pembunuhan Presiden Kennedy terus bergema dalam sejarah Amerika dan dalam ingatan begitu banyak orang Amerika yang hidup pada hari yang mengerikan itu," seperti tertulis dalam memo tersebut.Pemerintahan Biden menunda perilisan dokumen-dokumen itu tahun lalu karena pandemik COVID-19.Kennedy, presiden ke-35 AS, ditembak hingga tewas pada 22 November 1963 saat melakukan pawai dengan mobil atap terbuka di pusat kota Dallas, Texas.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Persiapan untuk Asian Games Hangzhou masuk tahap akhir
Indonesia
•
12 Aug 2023

Perang di Gaza jadi preseden berbahaya bagi keselamatan pekerja bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
21 Aug 2024

Kerawanan pangan akut berdampak pada 222 juta jiwa di 53 negara pada 2022
Indonesia
•
02 Dec 2022

PBB: Krisis komoditas di Sudan picu lonjakan harga
Indonesia
•
12 May 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
