
Kerawanan pangan akut berdampak pada 222 juta jiwa di 53 negara pada 2022

Seorang anak laki-laki membawa dua jeriken berisi air di sublokasi Kidemu di Kilifi County, Kenya, pada 23 Maret 2022. (Xinhua/Dong Jianghui)
Kerawanan pangan akut akan berdampak pada 222 juta jiwa di 53 negara pada akhir 2022, dengan 45 juta orang di 37 negara berisiko kelaparan.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Kerawanan pangan akut akan berdampak pada 222 juta jiwa di 53 negara pada akhir 2022, dengan 45 juta orang di 37 negara berisiko kelaparan.Hal tersebut disebutkan dalam ‘Tinjauan Kemanusiaan Global 2023’ yang diluncurkan pada Kamis (1/12) oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam kolaborasi dengan sejumlah organisasi nonpemerintah dan mitra kemanusiaan lainnya melukiskan gambaran kelam tentang masa depan.Laporan tersebut menunjukkan bahwa kesehatan masyarakat masih berada di bawah tekanan akibat COVID-19, cacar monyet, penyakit yang ditularkan melalui vektor, serta wabah Ebola dan kolera, dan pada saat yang sama, perubahan iklim meningkatkan risiko dan kerentanan."Hingga akhir abad ini, panas ekstrem dapat merenggut nyawa sebanyak kanker," kata laporan itu.
Sejumlah pria Afghanistan menunggu pekerjaan di Kabul, Afghanistan, pada 23 Desember 2021. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Sejumlah orang mengendarai sepeda motor menerjang banjir di Medan, Sumatra Utara, pada 19 November 2022. (Xinhua/Wijaya)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Festival Kumule ke-39 dibuka di Qiqihar, China timur laut
Indonesia
•
11 Jun 2026

COVID-19 – Arab Saudi pesan berbagai vaksin dalam jumlah besar
Indonesia
•
04 Feb 2021

Australia serius lindungi anak, 4,7 juta akun medsos dihapus
Indonesia
•
16 Jan 2026

Pendonor organ terdaftar di China tembus 6 juta
Indonesia
•
05 Apr 2023


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
