Ilmuwan Australia ciptakan embrio kanguru pertama melalui prosedur bayi tabung

Ilmuwan Australia berhasil menciptakan embrio kanguru pertama melalui fertilisasi in vitro (in vitro fertilization/IVF), atau bayi tabung, yang menjadi terobosan besar bagi upaya konservasi. (tangkapan layar)
Embrio kanguru pertama berhasil diperoleh melalui fertilisasi in vitro (in vitro fertilization/IVF), atau bayi tabung, yang menjadi terobosan besar bagi upaya konservasi.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Ilmuwan Australia berhasil menciptakan embrio kanguru pertama melalui fertilisasi in vitro (in vitro fertilization/IVF), atau bayi tabung, yang menjadi terobosan besar bagi upaya konservasi.Dalam sebuah studi yang diterbitkan pada Kamis (6/2), tim ilmuwan dari Universitas Queensland (University of Queensland/UQ) tersebut menjabarkan cara mereka menghasilkan embrio kanguru abu-abu timur dengan menyuntikkan sperma ke dalam sel telur yang sudah matang, sebuah proses yang umum digunakan dalam prosedur bayi tabung manusia yang disebut injeksi sperma intrasitoplasma (intracytoplasmic sperm injection/ICSI).Kepala tim ilmuwan, Andres Gambini, mengatakan bahwa pencapaian inovatif ini dapat mendukung konservasi marsupial ikonik Australia yang terancam punah, termasuk koala, wombat, oposum, dan setan Tasmania.Kanguru abu-abu timur dipilih sebagai subjek penelitian karena populasinya yang tinggi di negara tersebut.Tidak seperti inseminasi artifisial, ICSI tidak memerlukan banyak sel sperma hidup, cukup satu sel sperma yang disuntikkan langsung ke sel telur.Gambini menuturkan bahwa timnya kini sedang menyempurnakan teknik-teknik untuk mengumpulkan, membudidayakan, serta mengawetkan telur dan sperma marsupial.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Magnet resistif buatan China pecahkan rekor dunia baru
Indonesia
•
24 Sep 2024

Pelanggan 5G China tembus 850 juta pada Februari 2024
Indonesia
•
02 Apr 2024

Teleskop Antariksa Rusia-Jerman buat peta alam semesta
Indonesia
•
29 Oct 2019

Modul laboratorium luar angkasa China gunakan panel surya raksasa yang fleksibel
Indonesia
•
16 Aug 2022
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
