
PBB serukan pihak yang terlibat tahan diri di tengah kekerasan komunal di Sudan Selatan

Foto yang diabadikan pada 9 April 2024 ini menunjukkan pemandangan kota di Juba, Sudan Selatan. (Xinhua/Han Xu)
Eskalasi antara para pemelihara ternak dan masyarakat petani di Negara Bagian Khatulistiwa Timur (Eastern Equatoria), di Sudan Selatan, dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 35 orang.
Juba, Sudan Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Sudan Selatan (UNMISS) pada hari Ahad (2/2) mengungkapkan kekhawatirannya terkait eskalasi antara para pemelihara ternak dan masyarakat petani di Negara Bagian Khatulistiwa Timur (Eastern Equatoria), yang dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 35 orang.Nicholas Haysom, perwakilan khusus Sekretaris Jenderal PBB sekaligus kepala UNMISS, dengan tegas mengecam kekerasan yang sedang berlangsung dan menyerukan semua pihak yang terlibat untuk menunjukkan sikap menahan diri.
Foto yang diabadikan pada 9 April 2024 ini menunjukkan pemandangan jalan di Juba, Sudan Selatan. (Xinhua/Han Xu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Dua subvarian baru sumbang lebih dari separuh kasus baru di AS
Indonesia
•
29 Nov 2022

Remaja di China dihukum penjara seumur hidup buntut bunuh teman sekelas
Indonesia
•
31 Dec 2024

Sedikitnya 281 polisi tertembak di AS sejauh ini pada 2022
Indonesia
•
04 Nov 2022

Pilah sampah jadi kebiasaan baru
Indonesia
•
14 Oct 2019


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
