
Hamas sebut serangan Israel di Gaza bahayakan nyawa para sandera

Warga terlihat di sebuah sekolah yang dialihfungsikan menjadi tempat penampungan usai serangan udara Israel di Gaza City pada 4 April 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Eskalasi militer Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza justru membahayakan nyawa para warga Israel yang sedang disandera, bukan memberikan harapan bagi mereka untuk kembali dengan selamat.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Hamas pada Selasa (8/4) menyampaikan bahwa eskalasi militer Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza justru membahayakan nyawa para warga Israel yang sedang disandera, bukan memberikan harapan bagi mereka untuk kembali dengan selamat.Dalam sebuah pernyataan pers, kelompok militan Palestina itu menggambarkan bahwa tindakan Israel lebih dari sekadar tekanan militer, dan menyebutnya sebagai "balas dendam brutal" yang menargetkan warga sipil tak berdosa. Hamas memperingatkan taktik semacam itu justru membahayakan keselamatan para sandera, bukan memfasilitasi pembebasan mereka dengan aman."Satu-satunya cara untuk mengamankan kembalinya para sandera adalah melalui negosiasi," tegas Hamas.Israel kembali melancarkan operasi militer intensif di Gaza pada 18 Maret, usai implementasi tahap pertama kesepakatan gencatan senjata yang memfasilitasi pertukaran sandera-tawanan dengan Hamas.Menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza, aksi militer Israel selama 24 jam terakhir telah menewaskan 58 orang dan melukai 213 lainnya. Perkembangan ini menambah total warga Palestina yang tewas sejak 18 Maret menjadi 1.449 orang dan jumlah korban luka menjadi 3.647 orang.
Asap mengepul dari bangunan yang hancur di Jalur Gaza, sebagaimana terlihat dari Israel selatan pada 3 April 2025. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Militer Israel klaim tewaskan komandan markas operasi Hamas di Gaza
Indonesia
•
18 May 2026

China luncurkan penyelidikan antidumping bahan kimia dari UE, AS, Taiwan, dan Jepang
Indonesia
•
20 May 2024

Presiden sesi ke-78 UNGA serukan gencatan senjata di Gaza
Indonesia
•
12 Sep 2024

Pekerja rumah tangga migran di Qatar alami eksploitasi dan kekerasan
Indonesia
•
21 Oct 2020


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
