
Pekerja rumah tangga migran di Qatar alami eksploitasi dan kekerasan

Ilustrasi. Sebelum 2018, pekerja rumah tangga tidak memiliki akses ke mekanisme keluhan, tetapi ketika Qatar mendirikan Komite untuk Penyelesaian Perselisihan Tenaga Kerja, mereka akhirnya diizinkan untuk menyampaikan keluhan kepada pengadilan ini. Namun, prosesnya tetap tertunda dan terbentur masalah lainnya. (Melanie Wasser on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Imbas insiden penahanan warganya, negara-negara Eropa perketat peringatan perjalanan ke AS
Indonesia
•
24 Mar 2025

Taiwan kecam ‘ancaman’ keselamatan penerbangan dari balon udara China
Indonesia
•
06 Jan 2024

Pemimpin Greenland tolak ide Trump kirim kapal rumah sakit AS
Indonesia
•
23 Feb 2026

Exxon akan keluar dari Rusia, tangguhkan investasi lebih lanjut
Indonesia
•
02 Mar 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
