
Pekerja rumah tangga migran di Qatar alami eksploitasi dan kekerasan

Ilustrasi. Sebelum 2018, pekerja rumah tangga tidak memiliki akses ke mekanisme keluhan, tetapi ketika Qatar mendirikan Komite untuk Penyelesaian Perselisihan Tenaga Kerja, mereka akhirnya diizinkan untuk menyampaikan keluhan kepada pengadilan ini. Namun, prosesnya tetap tertunda dan terbentur masalah lainnya. (Melanie Wasser on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump ancam hentikan pasokan senjata bagi Ukraina kecuali Eropa bergabung dengan koalisi Hormuz
Indonesia
•
03 Apr 2026

AS ajukan tuntutan tak logis dalam perundingan perdamaian Iran-AS
Indonesia
•
12 Apr 2026

Haji1443 – Pemerintah Saudi kelola 128.000 ton sampah di Tanah Suci
Indonesia
•
12 Jul 2022

Trump akan minta bantuan negara-negara Arab untuk biayai perang melawan Iran
Indonesia
•
31 Mar 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
