
Ferran Torres antar Spanyol juara Piala Dunia, sebut takdir berpihak kepada La Roja

Pemain Spanyol Ferran Torres (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol tunggal yang membawa timnya menang 1-0 atas Argentina di final Piala Dunia FIFA 2026 di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2026. (Xinhua/Hu Xingyu)
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Pemain pengganti Ferran Torres mengatakan bahwa takdir berpihak kepada Spanyol untuk menjuarai Piala Dunia setelah golnya pada periode perpanjangan waktu memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina yang bermain dengan 10 pemain pada final yang digelar Ahad (19/7).
Torres, yang menggantikan Mikel Oyarzabal pada menit ke-62, menyambar bola operan Nico Williams pada menit ke-106 dan membawa Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sekaligus yang pertama sejak 2010.
"Saya pikir pada akhirnya gol itu datang dari 47 juta orang, bukan hanya dari kami yang berada di sini," kata Torres, yang belum mencetak gol sepanjang turnamen sebelum final pada Ahad.
"Hari ini takdir telah ditentukan, takdir berpihak kepada kami untuk menjadi juara. Hari ini kami jauh dari rakyat kami, tetapi kami berusaha sedekat mungkin dengan mereka."
Torres mengakui bahwa menghadapi Argentina yang diperkuat Lionel Messi di partai final merupakan prospek menakutkan. Namun, penyerang Barcelona itu mengatakan bahwa Spanyol tidak pernah meragukan pendekatan permainan mereka.
"Final memang sulit. Ketika Messi berada di kubu lawan, tentu Anda akan merasa khawatir, tetapi kami selalu percaya pada kemampuan kami sendiri dan berusaha menampilkan permainan sepak bola kami, dan saya rasa kami berhasil melakukannya sekali lagi," ujarnya.
Torres sempat mendapat sorotan sepanjang turnamen sebelum akhirnya menjadi penentu kemenangan tim sepak bola Spanyol yang juga dikenal sebagai ‘La Roja’ atau ‘The Reds’, pada final yang digelar Ahad, di Stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey.
"Rasanya sangat melegakan (bisa mencetak gol)," katanya. "Saya mendapat kritik sepanjang turnamen, tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, takdir memang telah ditentukan," imbuhnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim UGM kembangkan alat deteksi dini ‘stunting’
Indonesia
•
25 Dec 2021

Sedikitnya 10 orang tewas dalam insiden penembakan sekolah di Graz, Austria
Indonesia
•
11 Jun 2025

COVID-19 – Kematian berlebih Jepang pada H1 2022 diprediksi tertinggi sejak pandemik
Indonesia
•
10 Oct 2022

Badan migrasi PBB ajukan pendanaan 18,5 juta dolar AS untuk bantu kelompok orang yang terdampak mpox di Afrika
Indonesia
•
23 Aug 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
