
Penjualan Ford di AS naik 2 persen pada Januari 2023

Sebuah mobil pikap listrik Ford F-150 Lightning dipamerkan di ajang North American International Auto Show (NAIAS) 2022 di Detroit, Amerika Serikat, pada 14 September 2022. (Xinhua/Michael Strong)
Ford Motor Co. mengumumkan di situs jejaringnya bahwa perusahaan tersebut menjual 146.356 unit kendaraan baru di Amerika Serikat pada Januari tahun ini, naik 2 persen secara tahunan.
Chicago, AS (Xinhua) – Ford Motor Co. pada Kamis (2/2) mengumumkan di situs jejaringnya bahwa perusahaan tersebut menjual 146.356 unit kendaraan baru di Amerika Serikat (AS) pada Januari tahun ini, naik 2 persen secara tahunan (year on year/yoy).Secara spesifik, penjualan kendaraan pembakaran internal mencapai 133.293 unit, naik 2,2 persen (yoy) dan menyumbang 91 persen dari total penjualan; penjualan kendaraan hybrid tercatat di angka 7.816 unit, turun 26,3 persen; dan penjualan kendaraan listrik bertenaga baterai Mustang Mach-E, F-150 Lightning, dan E-Transit secara total tercatat 5.247 unit, naik 104 persen dari setahun yang lalu.Produsen mobil AS itu menjadi penjual kendaraan listrik terlaris kedua di AS pada 2022, setelah Tesla, Inc.Ford mengakhiri Januari tahun ini dengan hampir 370.000 stok kendaraan di AS.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Mobil energi baru China dominasi pasar NEV Indonesia yang terus meningkat
Indonesia
•
15 Jan 2025

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Ekonomi Jerman kembali melambat dan turun tipis pada Q2 2024
Indonesia
•
29 Aug 2024

Pembangkit listrik terbesar di Kamboja mulai beroperasi didukung investasi China
Indonesia
•
17 Dec 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
