
Fosil jejak kaki dinosaurus langka ditemukan di China timur

Jejak kaki dinosaurus yang terawetkan dengan baik dan memiliki lempengan fosil positif dan negatif terlihat di wilayah Shanghang, Kota Longyan, Provinsi Fujian, China timur, pada 19 Oktober 2022. (Xinhua)
Penemuan fosil jejak kaki dinosaurus sauropoda dan theropoda serta struktur gelombang simetris yang terlihat jelas di wilayah Shanghang, Kota Longyan, Provinsi Fujian, China timur, membuktikan fakta bahwa dinosaurus pernah hidup di area tersebut untuk waktu yang lama.
Fuzhou, China (Xinhua) – Fosil jejak kaki dinosaurus berukuran sekitar 15 meter persegi yang terawetkan dengan baik dan memiliki lempengan fosil positif dan negatif telah ditemukan di wilayah Shanghang, Kota Longyan, Provinsi Fujian, China timur.Penemuan jejak kaki dinosaurus berukuran besar yang terawetkan dengan baik jarang terjadi di seluruh dunia, ungkap para pakar dari komite pakar paleontologi dan fosil nasional di negara itu.Fosil-fosil tersebut memuat jejak kaki dinosaurus sauropoda dan theropoda serta struktur gelombang simetris yang terlihat jelas, mewakili lingkungan pengendapan fasies lakustrin di masa lalu. Lebih dari 30 jejak kaki dari enam spesies dinosaurus ditemukan pada fosil tersebut.Fosil-fosil ini cukup langka baik dari segi jumlah maupun tingkat kejelasannya, sehingga sangat penting bagi studi tentang kebiasaan hidup dan lingkungan hidup dinosaurus pada akhir Periode Kapur (Cretaceous) sekitar 145 hingga 66 juta tahun yang lalu, kata para peneliti.
Fosil dengan jejak kaki dinosaurus terlihat di wilayah Shanghang, Kota Longyan, Provinsi Fujian, China timur, pada 15 Oktober 2022. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti China temukan gen baru yang bantu tingkatkan hasil panen gandum di tanah salin
Indonesia
•
18 Jul 2024

Tiga astronaut Shenzhou-19 masuki stasiun luar angkasa
Indonesia
•
31 Oct 2024

Studi: Emisi pembakaran biomassa tingkatkan konsentrasi CO2 global
Indonesia
•
22 Mar 2023

Tim Ilmuwan China capai terobosan dalam cip kuantum fotonik terintegrasi
Indonesia
•
21 Feb 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
