
Ilmuwan pastikan fosil jejak kaki yang ditemukan di ‘surga dinosaurus’ milik theropoda

Foto kombinasi yang disediakan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan China pada 11 Oktober 2023 ini menunjukkan foto (atas) dan gambar bagan (bawah) dari fosil jejak kaki dinosaurus theropoda yang hidup lebih dari 120 juta tahun yang lalu di Hami, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. (Xinhua/Akademi Ilmu Pengetahuan China)
Fosil jejak kaki yang ditemukan di Hami, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, merupakan jejak kaki dinosaurus pemakan daging yang hidup di Bumi lebih dari 120 juta tahun yang lalu.
Beijing, China (Xinhua) – Para ilmuwan memastikan bahwa sekumpulan fosil jejak kaki yang ditemukan di Hami, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, merupakan jejak kaki dinosaurus pemakan daging yang hidup di Bumi lebih dari 120 juta tahun yang lalu.Situs jejak dinosaurus tersebut terletak di Cekungan Turpan-Hami. Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi Akademi Ilmu Pengetahuan China menemukan total sembilan jejak kaki kecil di situs itu sejak 2006.Dilihat dari panjang jejak kaki tersebut, para ilmuwan memperkirakan bahwa dinosaurus itu memiliki tinggi pinggul sekitar 65 cm, panjang tubuh 171 cm, dan bobot 30 kg, yang mengindikasikan bahwa jejak tersebut adalah milik theropoda kecil.Setelah mempelajari jejak invertebrata, struktur sedimen, dan lapisan batuan di situs itu, mereka menyimpulkan bahwa jejak kaki tersebut kemungkinan besar ditinggalkan di sepanjang garis pantai danau dangkal.Hasil studi tersebut baru-baru ini dipublikasikan secara daring di jurnal internasional Historical Biology.Tim itu menemukan jejak kaki vertebrata yang beragam dan melimpah di Hami untuk pertama kalinya, termasuk jejak theropoda dan jejak yang ditinggalkan oleh sauropoda, burung, dan pterosaurus, ungkap studi.Fosil jejak kaki dapat mengungkapkan informasi tentang kebiasaan ekologis yang tidak dimiliki oleh fosil kerangka, kata Wang Xiaolin, peneliti utama studi itu."Selain jenis, ketinggian pinggul, panjang, dan bobot tubuh, fosil jejak kaki juga dapat memberikan petunjuk mengenai fitur lain dari pemilik jejak, seperti kecepatan gerakan, perilaku kebuasan, serta kondisi lingkungan tempat fosil tersebut terawetkan," ujar Wang.Tim ilmuwan mengatakan bahwa temuan ini menjadi bukti nyata keberadaan dinosaurus theropoda di dalam fauna pterosaurus Hami. "Daerah ini memiliki koleksi fosil pterosaurus terkaya di dunia. Ratusan juta pterosaurus pernah hidup di sini, yang menjadikannya surga bagi pterosaurus."Sebuah museum dinosaurus sedang dibangun di dekat lokasi penemuan jejak tersebut untuk membantu melindungi fosil-fosil penting dan "menyediakan ruang untuk mengenal reptil-reptil terbang misterius yang pernah hidup di Bumi itu," kata Wang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi sebut Afrika Sub-Sahara kehilangan hampir seperempat keanekaragaman hayati
Indonesia
•
04 Dec 2025

Peneliti Indonesia kembangkan senyawa dari kulit manggis untuk terapi kanker payudara
Indonesia
•
21 Jan 2026

AI mulai dipakai untuk lindungi warisan dunia, Indonesia belajar dari China
Indonesia
•
19 Sep 2026

Alat pencitraan berbasis AI mampu deteksi lesi otak penyebab epilepsi pada anak
Indonesia
•
02 Oct 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
