
Perusahaan China luncurkan ‘fracturing solution’ untuk ekstraksi minyak dan gas nonkonvensional

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 8 Februari 2025 ini menunjukkan pemandangan anjungan produksi lepas pantai fase pertama ladang minyak Bozhong 26-6 di Laut Bohai, China. (Xinhua/Du Penghui)
Fracturing solution cerdas bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan otomatisasi ekstraksi minyak dan gas nonkonvensional.
Chengdu, China (Xinhua/Indonesia Window) – Perusahaan teknologi energi China, Honghua Group, pada Jumat (19/9) meluncurkan sebuah fracturing solution cerdas, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan otomatisasi ekstraksi minyak dan gas nonkonvensional.Fracturing solution tersebut diluncurkan di tengah meningkatnya ketergantungan global terhadap sumber energi yang sulit diakses namun sangat menjanjikan ini. Tidak seperti cadangan minyak dan gas konvensional, yang lebih mudah diekstraksi, cadangan nonkonvensional membutuhkan teknik canggih seperti fracturing untuk mengekstraksi. Oleh karena itu, teknologi yang relevan sangat penting untuk meningkatkan ketahanan energi di seluruh dunia, kata para analis industri.Fracturing solution yang dikembangkan oleh Honghua tersebut menggabungkan kendali cerdas di enam sistem utama, termasuk catu daya dan distribusi cerdas, pompa fracturing listrik cerdas, keselamatan cerdas, dan sistem kontrol fracturing, ujar Zhao Chongsheng, yang mengelola divisi fracturing di perusahaan itu.Fracturing solution tersebut akan menyederhanakan pengoperasian konvensional dengan mengintegrasikan 33 langkah ke dalam satu proses otomatis, memangkas tenaga kerja manual hingga 90 persen dan meningkatkan efisiensi di tempat kerja sebesar 15 persen, kata Zhao. Selain itu, sistem tersebut mengurangi emisi karbon dan mendukung target keberlanjutan secara signifikan sekaligus memenuhi kebutuhan keselamatan industri dan kinerja operasional.Sebagai anak perusahaan Dongfang Electric Corporation dan produsen global utama alat pengeboran darat, Honghua memasok peralatan kepada para pengguna di seluruh Amerika Utara, Timur Tengah, dan Afrika. Acara peluncuran itu dihadiri lebih dari 300 pakar dari 200 lebih perusahaan, universitas, dan institusi penelitian di 20 lebih negara.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sampel rambut ungkap dampak stres terhadap anak-anak autistik
Indonesia
•
02 Feb 2026

Tes darah untuk Alzheimer dengan analisis protein 90 persen akurat
Indonesia
•
20 Apr 2025

Raksasa pencarian daring China Baidu akan luncurkan bot mirip ChatGPT
Indonesia
•
07 Feb 2023

Sistem restorasi jaringan listrik otonomos berteknologi AI pertama China sukses diuji coba
Indonesia
•
05 Mar 2025


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
