
Gelombang dingin landa China, suhu turun drastis dengan angin kencang

Gelombang dingin melanda China, dengan beberapa wilayah di Xinjiang, Gansu, Guizhou, kawasan selatan Sungai Yangtze, dan bagian selatan negara ini diperkirakan mencatat penurunan suhu sebesar 14 hingga 18 derajat Celsius.
Beijing, China (Xinhua) – Otoritas meteorologi China pada Selasa (10/1) mengeluarkan peringatan biru untuk gelombang dingin, memperkirakan adanya penurunan suhu drastis dan angin kencang di sebagian besar wilayah di negara itu.Dari Rabu (11/1) hingga Ahad (15/1), suhu diperkirakan akan anjlok sebesar 8 hingga 12 derajat Celsius di sebagian besar wilayah China, menurut Pusat Meteorologi Nasional China.Beberapa wilayah di Xinjiang, Gansu, Guizhou, kawasan selatan Sungai Yangtze, dan bagian selatan China dapat mencatat penurunan suhu sebesar 14 hingga 18 derajat Celsius. Sejumlah daerah di Jilin dan Heilongjiang mungkin mengalami penurunan suhu lebih dari 20 derajat Celsius.Sementara itu, angin kencang diperkirakan akan melanda beberapa wilayah di Xinjiang dan Gansu, kata badan meteorologi tersebut.Badan itu memperingatkan dampak gelombang dingin pada pertanian, serta menyarankan masyarakat agar mengambil tindakan pencegahan untuk menghadapi perubahan suhu dan angin kencang.China menerapkan sistem peringatan cuaca empat tingkat berkode warna, dengan warna merah mewakili kondisi cuaca terburuk, diikuti oleh oranye, kuning, dan biru.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Depopulasi parah landa kota-kota kecil di Spanyol
Indonesia
•
29 Aug 2024

Danau air tawar terbesar di China susut 75 persen akibat kekeringan
Indonesia
•
19 Aug 2022

Sekjen PBB terkejut dengan aksi kekerasan Israel di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem
Indonesia
•
07 Apr 2023

Qatar bawa banyak gebrakan dalam Piala Dunia 2022
Indonesia
•
16 Dec 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
