
Gelombang panas picu gangguan kesehatan pada lebih dari 15 juta warga Inggris

Orang-orang mencari keteduhan di bawah pepohonan di Hyde Park di London, Inggris, pada 25 Mei 2026. (Xinhua/Yu Aicen)
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Lebih dari 15 juta orang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan selama gelombang panas yang terjadi baru-baru ini di Inggris, sebut hasil riset yang dirilis oleh End Fuel Poverty Coalition pada Rabu (8/7).
Riset tersebut menunjukkan bahwa 28 persen warga dewasa di Inggris mengaku mengalami gangguan kesehatan akibat gelombang panas.
Selain itu, 47 persen responden berkondisi keuangan sulit atau sangat sulit dan 44 persen penyandang disabilitas mengatakan bahwa mereka mengalami gangguan kesehatan akibat suhu yang tinggi, ungkap hasil riset tersebut.
Sementara itu, 65 persen warga dewasa di Inggris mengatakan khawatir jika gelombang panas akan menjadi makin sering terjadi dan kian parah di negara tersebut sebagai dampak perubahan iklim.
"Risiko semakin besar bagi rumah tangga yang memiliki ventilasi buruk atau tidak mampu menerapkan langkah-langkah pendinginan pasif. Dan risikonya juga meningkat bagi masyarakat yang tidak mampu menanggung biaya penggunaan kipas angin maupun AC untuk menjaga rumah mereka tetap sejuk," kata Simon Francis, koordinator End Fuel Poverty Coalition.
End Fuel Poverty Coalition yang berbasis di Inggris merupakan koalisi yang beranggotakan lebih dari 100 kelompok kampanye antikemiskinan, kesehatan, perumahan dan lingkungan, lembaga amal, otoritas lokal, serikat pekerja, serta organisasi konsumen.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

WHO nyatakan darurat kesehatan global wabah cacar monyet
Indonesia
•
24 Jul 2022

PBB: Sedikitnya 676 orang tewas dalam bentrokan di Sudan
Indonesia
•
16 May 2023

Pakar China: Aturan wajib pakai masker di tempat umum dapat dilonggarkan
Indonesia
•
05 Apr 2023

Kapal yang angkut 37 migran tanpa dokumen tenggelam di perairan Malaysia
Indonesia
•
13 May 2026


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
